2 tahun lalu |11 April 2016 14:17 |3196 Pembaca

Kecelakaan di Parpangiran karena Sopir Truk Lalai

Foto: Truk pengangkut semen milik PT SAS Medan yang nyungsep ke sungai, Minggu (10/4). Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Kecelakaan antara truk kontra bus travel yang terjadi di Jalinsum Tarutung-Balige, Dusun Parpangiran, Desa Huta Raja Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Taput, Minggu (10/4) sore, dinyatakan akibat kelalaian supir truk.‬ Hal itu dinyatakan Kapolres Taput AKBP Dudus Harley Davidson melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing kepada awak media, Senin (11/4).‬

Diterangkan Baringbing, kecelakaan terjadi di Kilometer 13-14 itu bermula saat truk bernomor polisi B 9839 UIS yang dikemudikan oleh Toho Lamhot Sihombing (36 tahun), warga Jalan Pancasila, Medan Denai, datang dari arah Tarutung menuju Medan.

Setibanya di lokasi kejadian, pada kondisi jalan menikung ke kiri, sopir lalai dan mengalami slip. Sehingga bertabrakan dengan mobil penumpang umum CV Simpati dengan bernomor polisi BB 1628 LF dikemudikan oleh Parlindungan Siregar, yang datang dari arah berlawanan.‬

Akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan enam orang penumpang mengalami luka termasuk supir bus travel jenis L-300.‬ Supir Simpati mengalami luka robek pada bibir, robek pada kepala dan patah tangan sebelah kiri.

Selanjutnya dua penumpang mengalami luka berat dan tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan.‬ “Seluruh korban langsung dibawa petugas Satlantas Polres Taput ke RSU Tarutung untuk mendapat perawatan. Sementara supir truk diamankan untuk diperiksa,” terang Baringbing.

Seorang pria bermarga Manullang, warga desa setempat, menuturkan kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu hujan tengah mengguyur kawasan itu. Kecelakaan terjadi tepat di tikungan manis yang memang terkenal rawan.

Truk datang dari arah Tarutung menuju Medan itu tiba-tiba menghantam bus travel yang datang dari arah berlawanan. Bus travel hancur bagian depan sedangkan truk masuk ke sungai Parpangiran di tepi jalan.‬‬ ‪Menurut Manullang, bus travel itu tujuannya ke Kota Padangsidimpuan.‬

Menurut kernet truk, Didi, saat itu jalan sangat licin akibat guyuran hujan deras. Di tikungan itu truk kemudian menghantam bus dari arah berlawanan. Truk itu milik perusahaan ekspedisi PT SAS yang beralamat di Medan. Tujuan mereka hendak kembali ke Medan, pulang dari Tarutung untuk mengantar semen.

Editor: Mora