2 tahun lalu |11 April 2016 15:10 |841 Pembaca

Kepulangan 11 Warga Psp Eks Gafatar Disambut Isak Tangis Keluarga

PADANGSIDIMPUAN, SUARATAPANULI.COM – Setelah tiga bulan berpisah dari sanak keluarga mereka, 11 warga Kota Padangsidimpuan (Psp) eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) kembali dari Kalimantan ke Kota Salak itu, Senin (11/4). Isak tangis sanak saudara menyambut mereka saat turun dari mobil jemputan di halaman Kantor Walikota Psp.

Ke-11 warga itu diantaranya 6 orang dewasa dan 5 anak-anak. Satu diantaranya yang dikenal sebagai petinggi ormas terlarang itu yang bernama Aminulah Siregar. Sebelum eksodus ke Kalimantan, Aminulah merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Pemko Psp.

Ilustrasi Ilustrasi

Sekdakot Psp Zulfeddi Simamora mengatakan, kepulangan warganya itu disambut gembira oleh semua pihak, khususnya oleh keluarga mereka. Mereka kemudian diberi pembinaan dan pengarahan. Lalu dikembalikan ke rumah keluarga masing-masing. “Proses pemulangannya tadi dengan diantar langsung oleh Camatnya dari Psp Tenggara dan Psp Utara,” ujar Sekdakot.

Pemko Psp berjanji akan menyekolahkan kembali anak-anak eks Gafatar ini. Sedangkan yang tidak bekerja akan difasilitasi untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai keahlian mereka.

Ke-11 warga itu diantaranya, Irsan Dalimunthe (25 tahun/lajang), Abdul Hakim (28 tahun/lajang), Enuh Rahyat (32 tahun/suami), Mira Lisda Silitonga (30 tahun/istri), Fadli Selamat Ruhyat (9 tahun/anak), Firman Ruhyat (6 tahun/anak), Pandu Prabu Dinata (1 tahun/anak), Aminulah Siregar (41 tahun/suami), Nur Asia Hutasuhut (34 tahun/istri), Nabila Ceisya Siregar (9 tahun/anak), M Iqbal Siregar (5 tahun/anak).

Editor: Mora