2 tahun lalu |12 April 2016 13:31 |1626 Pembaca

GMNI Demo Desak Pejabat Taput Pemain Judi Diberi Sanksi

Foto: Mahasiswa GMNI saat demo ke Kantor Bupati Taput, Selasa (12/4). Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – ‪Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Taput melakukan aksi demo ke Kantor Bupati setempat, di Tarutung, Selasa (12/4). Mereka menuntut agar Bupati Taput memberikan sanksi tegas terhadap seorang pejabat esselon II di Taput yang tertangkap bermain judi di Hotel Pardede Medan beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya, orator Harianto Gulo meminta agar sanksi sesuai peraturan diberikan kepada si pejebat teras bernama Indra Simaremare yang menjabat Kepala Bappeda tersebut. “Kami dari GMNI sangat mendukung Pemkab Taput. Kami juga akan berada di garis depan apabila berita yang ada di berbagai media tentang tertangkapnya mereka bermain judi adalah berita bohong. Tetapi apabila berita itu benar, Bupati harus ambil sikap tegas terhadap IS,” teriak Harianto.‬

Para pendemo diterima oleh Asisten II Parsaoran Hutagalung. “Pemkab menerima sikap GMNI, dan (aspirasi dan tuntutannya) akan kami sampaikan ke pimpinan,” ucap Parsaoran.

Aksi itu berjalan damai dengan pengawalan petugas kepolisian. Setelah merasa aspirasinya sudah tersampaikan, pendemo membubarkan diri dengan tertib.

Foto: Aksi bentang spanduk dan orasi mahasiswa GMNI Taput menuntut pejabat pemain judi diberi sanksi, Selasa (12/4). Buea/ST Foto: Aksi bentang spanduk dan orasi mahasiswa GMNI Taput menuntut pejabat pemain judi diberi sanksi, Selasa (12/4). Buea/ST

Seperti diberitakan sebelumnya, IS ditangkap saat sedang bermain judi leng bersama 4 oknum Anggota DPRD Taput. Mereka diringkus oleh petugas Unit VC Direktorat Reserse Kriminal Umum Poldasu di Kamar 231 Hotel Pardede, Medan, Jumat (1/4) malam sekira pukul 19.30 WIB.

Keempat oknum Wakil Rakyat itu diantaranya Dapot Hutabarat (45) dari Partai Demokrat, Frengky Simanjuntak (39) dari Partai Hanura, Sahat Sibarani (37) dari Partai Gerindra, dan Sanggam Lumbantobing (46) dari PAN. Barang bukti uang taruhan sebanyak Rp1.150.000 dan 12 set kartu joker dan 2 set kartu domino yang sudah dan belum terpakai disita petugas.

Mereka dikenakan Pasal 303 bis KUHPidana. Kelimanya sempat dibawa ke Mapodasu untuk diperiksa, namun sehari kemudian kelimanya dikembalikan kepada keluarganya. Polisi menyebutkan, para pelaku tidak bisa ditahan karena ancaman hukuman dari pasal yang dikenakan masih dibawah 5 tahun penjara.

Editor: Mora