2 tahun lalu |12 April 2016 18:26 |1455 Pembaca

Keluarga Pasien Kecewa Pelayanan Dokter RSU Sibolga

Foto: Ermi Yanti Ritonga saat memberikan keterangan kepada wartawan di kediamannya di Jalan Prona, Kecamatan Sarudik, Tapteng, kemarin. Ist/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Ermi Yanti Ritonga (28), orangtua dari Rabbyatul Adawiyah (3), pasien BPJS Mandiri Kelas I di RSU Dr FL Tobing Sibolga mengaku kecewa terhadap pelayanan seorang dokter di rumahsakit itu. Dia menyebutkan anaknya yang sakit muntah-muntah dan susah BAB tidak dilayani dengan baik.

“Anak saya, Rabbyatul, masuk pada hari Rabu (6/4). Lalu pada hari Jumat (8/4) kami disuruh dr Ernawaty Panggabean SpA membeli suspend dan oral gastric tube, alasannya kedua alat itu tidak ada tersedia di rumahsakit. Tapi alat itu juga kosong di apotik yang ada di Sibolga, bahkan sudah kami cari sampai ke Padangsidimpuan dan Medan juga kosong,” kata Ermi kepada wartawan, kemarin.

Kekesalan Ermi semakin bertambah tatkala mendengar dokter spesialis bedah di rumahsakit plat merah itu juga sedang di luar kota. Lantas dr Ernawaty selaku dokter yang menangani anaknya, menyarankan untuk dirujuk ke RSU Murni Teguh Medan, supaya bisa ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah di sana.

“Dr Ernawati bilang akan menghubungi RSU Murni Teguh, tetapi kenyataannya setelah kami tiba di sana hari Sabtu (9/4), hingga hari Senin (11/4) tidak ada dokter spesialis bedah yang menangani anak saya di sana. Ketika pihak RSU Murni Teguh kami tanya, ternyata mereka mengatakan kalau dokter spesialis bedah juga sedang berada di luar kota,” kata Ermi, seraya menyebutkan hari itu juga ia meminta agar anaknya segera dirujuk lagi ke RSUD Adam Malik Medan.

Ermi mengaku kesal melihat pola kerja di RSU Dr FL Tobing Sibolga. Menurutnya, kalau memang harus dirujuk ke rumahsakit lain karena kekurangan alat dan tenaga medisnya yang tidak ada di tempat, seharusnya segera atau langsung diberi tahu supaya keluarga pasien bisa mengambil langkah cepat.

“Jangan setelah beberapa hari dirawat baru dikasih tahu, kalau seperti itu kasihan dengan pasien, karena bisa membahayakan nyawanya,” keluh Ermi dengan menitikan airmata.

Sementara Direktur RSU Dr FL Tobing Sibolga dr Masrip Sarumpaet MKes yang dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut mengatakan, bahwa dr Ernawaty Panggabean SpA menawarkan dirujuk ke RSU Murni Teguh itu karena dia tahu ada dokter spesialis bedah di sana, dengan harapan bisa segera ditangani.

“Kalau kemudian dokter spesialis bedahnya sedang berada di luar kota saat itu, maka itu bukan kesalahan dr Ernawaty lagi,” kilah dr Masrip.

Terkait alat kesehatan, suspend dan oral gastric tube yang tidak ada di rumahsakitnya itu, dr Masrip berdalih karena memang sudah kehabisan stok. “Pasien yang membutuhkan itu jarang, sehingga kami tidak tahu kalau stok habis,” katanya.

Editor: Raymon