2 tahun lalu |13 April 2016 01:48 |1188 Pembaca

Duh, Ruang Kelas SDN Muara Sibuntuon Nyaris Rubuh

Foto: Tampak salah satu ruang kelas SDN Muara Sibuntuon, Sibabangun, Tapteng yang sudah reot dan lapuk. Ist/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Siswa kelas 1a dan kelas 2b SDN 155688 Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, Tapteng harus rela berbagi ruangan kelas dengan hanya disekat sehelai kain tirai seadanya. Tidak hanya itu, ruang kelas itu pun masih berlantai tanah dan berdinding papan yang lapuk serta nyaris rubuh.

“SD ini mempunyai 237 siswa, terpaksa meminjam ruang kelas SMP Negeri 4 Sibabangun dan rumah dinas guru. Selain itu, kelas 1a dan kelas 2b dijadikan satu lokal dengan pembatas tirai kain,” kata Kortina Doloksaribu SPd, warga Desa Mombang Boru kecamatan setempat saat meninjau sekolah itu bersama wartawan, kemarin.

Kortina juga miris melihat fisik bangunan papan kelas yang nyaris ambruk karena termakan usia. “Hendaknya pemerintah daerah dapat memperioritaskan anggaran untuk membangun ruang kelas baru dan mobilernya. Kasihan, murid sekolah itu belajar dengan menggunakan kursi plastik,” ucap Kortina.

Kepala Sekolahnya Erson Saragih SPd membenarkan bahwa pembatas tirai itu merupakan kebijakannya demi kelangsungan proses belajar mengajar. Dan 5 unit bangunan ruang kelas sekolah itu sudah lapuk karena termakan usia. Kondisi itu selayaknya tak mampu lagi menampung sebanyak 237 siswa. Karena itu pihaknya terpaksa meminjam 1 ruang kelas milik SMP Negeri 4 Sibabangun, dan menggunakan perumahan guru jadi ruang kelas belajar.

“Memang kondisi kami memprihatinkan, sekolah ini sangat membutuhkan perehaban dan tambahan 3 ruang kelas baru lengkap dengan mobilernya. Sekolah ini hanya memiliki 5 ruangan lama, 3 diantaranya ruang kelas belajar, 1 ruang kantor, dan 1 lagi perpustakaan. Sementara 1 perumahan guru dipakai untuk kelas belajar kelas 2 sebanyak 49 murid. Artinya, sangat membutuhkan ruang kelas baru,” harap Erson.

Erson mengaku pihaknya sudah melayangkan proposal ke Pemkab Tapteng melalui KUPT dinas pendidikan kecamatan untuk dilanjutkan ke dinas pendidikan kabupaten. “Harapan kami Pemkab Tapteng dapat memperioritaskan pembangunan 3 ruang kelas baru untuk sekolah ini,” tandasnya.

Terpisah, Kepala KUPT Pendidikan Kecamatan Sibabangun T Tambunan saat dikonfirmasi wartawan membenarkan pihaknya sudah menyampaikan usulan Kepala Sekolah SDN Muara Sibuntuon melalui musrembang desa dan kecamatan kepada pihak Dinas Pendidikan Tapteng. “Mudah-mudahan tahun anggaran ini pembangunan 3 ruang kelas baru itu bisa terlaksana,” kilah Tambunan. (rel)

Editor: Raymon