2 tahun lalu |13 April 2016 13:54 |2009 Pembaca

Pemkab Taput akan Beli Jika Harga Cabai Merah Dibawah Rp10 Ribu

Foto: Suasana pelelangan di Pasar Lelang Siborongborong, Taput. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Pemkab Taput menjamin akan membeli cabai merah dari petani jika harga dibawah Rp10 ribu. Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Pertanian Toni Simangunsong kepada awak media, Selasa (13/4).‬

‪Saat ini harga cabai merah di pasaran, termasuk di Pasar Lelang Siborongborong Taput dinilai masih stabil. Menurut Toni harga cabai merah di pasar lelang yang mencapai Rp18.000 per kg masih menguntungkan petani, sehingga Pemkab Taput melalui Tim Pokja Pasar Lelang belum perlu ambil kendali untuk membeli cabai.‬

“Sesuai kebijakan Bupati terkait antisipasi kerugian petani dilakukan bila harga cabai merah jatuh pada kisaran Rp10.000. ‪Bila harga mencapai demikian maka Tim Pokja Pasar Lelang yang membeli,” tegas Toni.‬

‪Berdasarkan perhitungan biaya produksi tanaman cabai merah mulai biaya tanam, biaya pupuk hingga biaya panen per kg nya mencapai Rp7.000. Kalau harga pasar sekarang Rp18.000 artinya petani masih untung.‬ Ditambahkan Toni, pihaknya kini sudah melobi Bulog Medan agar mau menampung produk cabai melalui pasar lelang. “Semoga bisa terwujud,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Taput Nikson Nababan menjelaskan pelelangan ini bagian dari mewujudkan visi Taput sebagai lumbung pangan. Melalui pelelangan, petani akan mendapatkan harga terbaik, sehingga masyarakat petani tidak dirugikan, bahkan mendapat untung yang bagus. Petani bersemangat sebab keringat mereka bertani kini memiliki jaminan kepastian harga.‬

“Sistem pelelangan ini akan merangsang dan memotivasi masyarakat membuka lahan tidur dan bertani dengan serius dengan jaminan tidak akan merugi tetapi mendapat hasil yang bagus dari produk hasil pertaniannya,” harap Nikson.‬

Ke depan tim kerja pelelangan harus bekerja maksimal. Misalnya rutin melakukan survei harga di berbagai daerah, sehingga harga yang ditetapkan di pelelangan ini tepat, tidak merugikan petani dan pedagang.‬

Editor: Mora