2 tahun lalu |13 April 2016 17:26 |1138 Pembaca

Begini Rusaknya Jalan Desa Anggoli-Muara Sibuntuon

Foto: Pengendara sepedamotor berhenti saat melintasi jalan Desa Anggoli-Muara Sibuntuon yang rusak parah. Ist/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Karena kondisinya rusak parah, tukang ojek pun mikir melewati jalan Desa Anggoli-Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah (Tapteng) ini. Warga harus rela membayar ongkos ojek yang mau dengan tarif Rp15 ribu-Rp30 ribu, padahal jarak tempuhnya hanya sekitar 4 km.

“Meski Anggoli ke Muara Sibuntuon cuma 4 km, ongkos ojeknya kami bayar Rp15 ribu per orang, kalau dua orang ya Rp30 ribu. Itupun jarang tukang ojek yang mau, karena jalannya rusak parah,” tutur Fanasokhi Harefa (52) warga Desa Muara Sibuntuon kepada wartawan, kemarin.

Penarik ojek, Udin Panggabean (45) dan Candra Tarihoran (29) pun mengakuinya. Kata Udin, meski ongkosnya mahal, resiko kerusakan sepedamotor mereka juga besar. Sebab, 2 dari 4 km panjang jalan penghubung antar desa itu memang benar-benar rusak parah.

“Batu-batu besar bekas pengerasan jalan 10 tahun lalu banyak berserakan di badan jalan. Tidak jarang saat membawa penumpang, lahar sepedamotor pecah, atau ban terbentur batu tajam mengakibatkan bocor, sehingga penumpang tidak sampai ke tujuan. Pulangnya pun kami kewalahan karena kenderaan sudah rusak, uang dari penumpang terpaksa tidak kami dapat,” keluh Udin.

Senada dikatakan Candra, katanya pengendara ojek dengan pengendara sepedamotor lain sering bersenggolan di jalan itu karena berusaha mengelakkan batu berserakan dengan ukuran sebesar kelapa. Bahkan tidak jarang pengendara sepedamotor terjungkal karena tersangkut batu.

“Carter mesin sepedamotor kami kandas terbentur batu, sehingga sepedamotor terjungkal. Rusak, lingkar ban baling, jari-jari lingkar putus, per bocor, dan pengemudi luka-luka,” ujar Candra.

Warga lainnya, Parlaungan Napitupulu (45) berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan desa mereka itu. “Di masa-masa akhir periode kepala daerah seperti sekarang, maunya jalan desa kami ini bisa diperbaikilah,” harap warga.

Editor: Mora