2 tahun lalu |14 April 2016 10:35 |2160 Pembaca

Polsek Pandan Gerebek Pelajar Saat Pesta Narkoba dan Miras

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Petugas Gabungan Polsek dan Koramil Pandan, Tapteng, menggerebek pesta narkoba dan minuman keras yang dilakukan oleh sekelompok pelajar di Jalan Dr FL Tobing, Kecamatan Pandan. Operasi penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Jangan bergerak! Angkat tangan, letakkan semua barang bukti!,” begitu sigapnya petugas saat meringkus kelompok pelajar yang tengah asik ‘berpesta’.

Mereka tak berkutik saat petugas bersenjata api langsung mendekap dan mengepung lokasi pesta. Alunan house music yang tadinya menggelegar sontak terhenti. Beberapa diantaranya tiba-tiba jatuh pingsan karena diduga overdosis. Mereka kemudian digelandang ke Mapolsek untuk diproses lebih lanjut. Barang bukti berupa paket narkoba jenis sabu-sabu, ganja, dan obat-obatan terlarang, serta beberapa botol miras, diamankan dari para pelaku.

Demikian serunya aksi teatrika kampanye anti dan perangi narkoba yang diperagakan petugas gabungan Polsek dan Koramil Pandan bersama pelajar dari SMA dan SMK Swasta Yapim Taruna Pandan, serta SMA Negeri 1 Tukka, Kamis (14/4).

Foto: Aksi teatrikal kelompok pelajar yang sedang pesta narkoba dan miras. Mora/ST Foto: Aksi teatrikal kelompok pelajar yang sedang pesta narkoba dan miras. Mora/ST

“Aksi teatrikal ini bagian dari kampanye anti dan perang melawan penyalahgunaan narkoba dalam Operasi Bersinar Toba 2016,” ucap Kapolsek Pandan AKP Ahmad Yani Nasution bersama Danramil 03 Pandan Kapt Inf A Sirait, di sela aksi.

Adegan demi adegan yang dilakoni menyita perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan. Apalagi dengan penggunaan alat peraga yang unik, seperti keranda mayat bertuliskan slogan-slogan anti narkoba, alat suntik jumbo dari bahan busa, bong dari botol bekas air mineral, serta botol-botol miras.

Usai teatrikal yang disutradarai oleh Kanit Reskrim Ipda Jimmy Hutajulu itu, para pemeran dan petugas gabungan long march ke Bundaran Kantor Bupati Tapteng di jalan yang sama. Jalan bareng itu diwarnai bentang spanduk yang bertuliskan jargon dan seruan peperangan melawan narkoba. Aksi yang berlangsung sekitar 1 jam itu cukup efektif, ratusan warga dan pengguna jalan ikut menyaksikan.

“Melalui aksi ini diharapkan para pemeran yang merupakan kalangan pelajar, personel, serta  seluruh elemen masyarakat yang menonton menjadi paham dan sadar bahwa penyalahgunaan narkoba ini resikonya berat bahkan bisa kematian. Jangan coba-coba, sekali mencoba akan terjerumus,” kata Kapolsek.

AKP Ahmad Yani menambahkan, pihaknya sendiri sangat komit dalam hal pemberantasan penyalahguna zat-zat terlarang tersebut. Contohnya, sepekan lalu pihaknya meringkus dua pelaku narkoba dengan barang bukti 5 paket kecil sabu-sabu. Pertama tersangka Jn, pekerja bengkel motor, diringkus dari Terminal Baru Pandan. Kemudian dari hasil pengembangannya, petugas juga meringkus tersangka BH, mantan anggota TNI, dari Dusun Panangkalan Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng. “Itu hasil operasi seminggu lalu, kedua tersangkanya disinyalir sebagai pengedar,” ucap Kapolsek.

Editor: Raymon