2 tahun lalu |16 April 2016 00:26 |2532 Pembaca

Yuk ke Air Terjun Warisan Geopark Kaldera Danau Toba

Foto: Air Terjun Janji di Desa Marbun Toruan, Bakti Raja, Humbahas. Mora/ST

ANGIN sepoi nan sejuk langsung menyambut Anda saat tiba di kawasan ini. Air Terjun Janji namanya, salah satu destinasi yang tepat untuk wisata traveling bareng keluarga. Air terjun setinggi sekitar 40 meter ini adalah warisan bumi kawasan geopark kaldera Danau Toba.

Batuan tufa toba teralaskan, berupa ignimbrit dan membentuk dinding kaldera terjal. Batuan ini bukti dan jejak peristiwa letusan yang terjadi 800.000 tahun lalu (OTT) dan akibat letusan supervulkano Toba 74.000 tahun lalu membentuk dinding kaldera di geoarea Sibandang. Di dinding kaldera itulah mengalir Janji Waterfall.

Foto: Pengunjung berfoto di kawasan Janji Waterfall yang asri dan sejuk. Mora/ST Foto: Pengunjung berfoto di kawasan Janji Waterfall yang asri dan sejuk. Mora/ST

Letak persisnya tak jauh dari Bakkara, tepatnya di Janji, Desa Marbun Toruan, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbahas. Akses jalannya memadai. Atau biar lebih seru, bisa juga dicapai dengan kapal bermotor menyusuri Danau Toba. Dari pelabuhan Bakkara atau bisa juga dari pelabuhan Muara, Tapanuli Utara.

Dijamin, di sana Anda akan dapat merasakan semua sensasi itu. Panorama alam perbukitan yang hijau berpadu dengan birunya Danau Toba. Hawanya yang sejuk. Pesona air terjunnya setara dengan segar airnya. Sungguh obat manjur penghapus penat.

Foto: Pengunjung berfoto berlatar panorama Danau Toba yang juga dapat dinikmati dari Janji Waterfall. Mora/ST Foto: Pengunjung berfoto berlatar panorama Danau Toba yang juga dapat dinikmati dari Janji Waterfall. Mora/ST

“Ini spot yang luar biasa. Selain pesona air terjunnya, hawa sekitarnya juga sangat sejuk dan segar. View panoramanya pun amazing banget. Ada pegunungan yang serba hijau, sekaligus bisa menatap indahnya Danau Toba dari atas pegunungan,” ucap EM Simanjuntak (32), pengunjung asal Kota Sibolga, yang pernah berkunjung ke Janji Waterfall.

Pemiliknya bermarga Banjarnahor (60-an) mengatakan, pemberian nama air terjun ini sesuai dengan nama kawasan perkampungan setempat. Dimana kata Janji diadopsi dari sejarah kawasan itu yang dulunya merupakan lokasi persembunyian pahlawan nasional asal Tanah Batak, Sisingamangaraja XI. Di tempat itu dulunya pejuang besar itu sering menggelar pertemuan rahasia dengan para panglimanya, agar tidak diketahui pihak penjajah.

“Dulu di kawasan ini Sisingamangaraja XI sering berjanji bertemu dengan para panglimanya. Makanya dinamai Janji. Usaha ini milik keluarga kami. Pengembangannya juga ┬ádidukung oleh pemerintah daerah,” katanya.

Foto: Warung yang menyediakan makanan dan minuman di areal Air Terjun Janji. Mora/ST Foto: Warung yang menyediakan makanan dan minuman di areal Air Terjun Janji. Mora/ST

Selain menata area air terjun, pemilik juga membangun warung sederhana dengan berbagai jajanan makanan dan minuman yang dapat dinikmati pengunjung.

Tertarik? Segera susun schedule ke Janji Waterfall di akhir pekan berikutnya.

Editor: Raymon