2 tahun lalu |17 April 2016 00:26 |1496 Pembaca

Nelayan Tewas Disambar Petir di Poncan Ketek

Foto: Jasad korban disemayamkan di rumah duka di Gang Bahasa, Pulo Rembang, Pasar Belakang, Sibolga, Sabtu (16/4) malam. Mora/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Nyawa Sandra Sihombing (23), nelayan jaring salam, warga Gang Bahasa, Jalan Pulo Rembang, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, tak terselamatkan setelah disambar petir saat melaut, Sabtu (16/4) malam sekira pukul 19.00 WIB.

Jasad korban dibawa dari RSU Metta Medika Sibolga, dengan mobil ambulance ke rumah duka sekira pukul 22.30 WIB. Isak tangis menyambut kedatangan jasad pria yang baru sekira 5 bulan menikah tersebut. Di rumah itu, korban tinggal bersama orangtuanya. Sementara istri korban dikabarkan sedang meluncur dari Kecamatan Sibabangun, Tapteng ke rumah duka.

“Baru menikah dia ini. Baru 4 atau 5 bulanlah. Istrinya masih hamil muda. Istrinya di Anggoli, Sibabangun, di tempat orangtuanya,” ucap beberapa ibu-ibu muda tetangga korban.

Kepala Lingkungan III Kelurahan Pasar Belakang, Muhasbi Simatupang membenarkan peristiwa naas yang dialami korban. Pak Kepling mengaku mengetahui kejadiannya saat kapal nelayan yang membawa korban tiba di dermaga ujung Gang Bahasa.

“Tiba-tiba kawannya di kapal itu teriak minta tolong. Katanya kawan kami kena petir. Kami bersama warga sini langsung datang menolong. Kami larikan ke rumahsakit,” kata Kepling.

Diperkirakan, kapal korban disambar petir di sekitaran Pulau Poncan Ketek Sibolga. Dua rekan korban satu kapal pun kritis dan dirawat di RSUD Dr FL Tobing Sibolga. Sementara tekongnya, dirawat keluarga di rumahnya, juga di Gang Bahasa, Pasar Belakang.

Editor: Raymon