2 tahun lalu |17 April 2016 14:49 |4222 Pembaca

Kecelakaan di Paniaran, Supir Avanza Terjepit

Foto: Mobil Avanza yang terlibat kecelakaan dengan bus Bintang Utara di Jalinsum Paniaran, Siborongborong, Taput. Ist/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Tubuh supir minibus Avanza, Nudin Situmeang (48), yang tabrakan laga kambing dengan bus Bintang Utara di Jalinsum Balige-Tarutung, Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Taput, Minggu (17/4) pagi, sempat terjepit akibat mobilnya ringsek dan terbalik.‬ Untung saja beberapa warga sekitar datang membantu mengevakuasi korban dari dalam mobil.

“Kami berterimakasih kepada warga yang langsung menolong mengevakuasi dan mengeluarkan korban akibat terjepit ringsekan mobilnya,” ucap Kasat Lantas Polres Taput AKP AP Naihampun melalui Kapos Lantas Siborongborong Aiptu Iskandar Marbun, kepada awak media, di lokasi.

‪Tidak ada korban jiwa dalam lakalantas itu, namun supir Avanza warna merah maroon itu mengalami luka serius di bagian kepala dan kaki. Dia diselamatkan warga dengan cara memecahkan kaca dan mencungkil bagian pintu mobil.

Korban luka lainnya adalah Januari Hutagalung (50), dikenal sebagai Anggota DPRD Tapteng, warga Kecamatan Kolang, Tapteng. Januari mengalami luka di rusuk kiri. Serta Rempi Br Sinaga (52), warga Dumai, Riau, yang juga mengalami luka di bagian kaki.‬

“Korban yang lukanya cukup ptah dibawa ke rumahsakit,” kata Aiptu Iskandar.

Menurut warga sekitar Mauliate Silaban, kecelakaan terjadi akibat kelalaian supir Àvanza yang memakan bahu jalan terlalu ke kanan.‬ Mobil Avanza itu datang dari arah Medan, sedangkan bus Bintang Utara datang dari arah Siborongborong.

Mungkin karena mengatuk dan tidak memperhatikan, supir Avanza tiba-tiba kaget ada bus datang dari arah berlawanan. Alhasil tabrakan laga kambing tak terelakkan. Mobil Avanza itu menghantam sisi kanan bus.‬

“Begitu terjadi benturan keras, mobil Avanzanya berputar dan terlempar ke ladang, sedangkan busnya banting setir ke kiri lalu terguling akibat beram jalan yang lembek,” jelas Mauliate.‬

‪Kedua mobil itu sudah dievaluasi Minggu (17/4) siang dan diamankaan pihak kepolisian. Jalinsum Paniaran sendiri terkenal rawan kecelakaan karena medannya yang lurus dan mulus.

Editor: Mora