2 tahun lalu |17 April 2016 17:13 |588 Pembaca

DPRD Minta Pemkab Humbahas Intensif Awasi Distribusi Elpiji

Foto: Bukka Lumbantoruan.

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Anggota DPRD Humbahas Bukka Lumbantoruan meminta pemerintah daerah setempat meningkatkan pengawasan pendistribusian elpiji bersubsidi 3 kg. Pengawasan intensif untuk mengantisipasi kelangkaan dan lonjakan harga diatas eceren tertinggi (HET).

“Pemkab juga harus bisa memastikan persediaan mencukupi,” ucap Bukka, Minggu (17/4).

Menurut politisi muda itu, penyebab kelangkaan karena kurang seriusnya pemerintah daerah mengawasi pendistribusian. “Artinya dalam pendistribusian diperkuat pengawasan dan menindak tegas agen-agen yang nakal yang mencoba bermain,” timpalnya.

Dia pun berharap kelangkaan dan mahalnya harga elpiji Rp3 kg yang terjadi di Kecamatan Lintongnihuta, Pollung dan Doloksanggul bisa diatasi. “Karena lemahnya pengawasan, banyak warga di dekat pangkalan pengecer yang malah tidak dapat,” paparnya.

Warga di Onanganjang, Sijamapolang dan Pollung, mengaku masih kesulitan memperoleh elpiji 3 kg di kios resmi. Hal itu sudah berlangsung sejak lama dan berulang. “Biasanya saya beli elpiji 3 kilo pada langganan saya Rp20 ribu. Sekarang sering langka, sehingga harga naik menjadi Rp25 ribu,” ujar J Nainggolan (37) warga Sijamapolang.

Senada dikatakan Tumpak Marbun (30), warga Onanganjang, dan Harjono Lumbangaol warga Kecamatan Pollung. “Kami berharap ke depan ada pengawasan terhadap elpiji ini, karena kelangkaan itu sudah terjadi berulangkali. Kami berharap polisi bisa menindak tegas pangkalan resmi yang curang,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Perindagkop) Humbahas JW Purba tidak menampik terjadinya kelangkaan ini. Berdasarkan monitoring pihaknya di lapangan, kelangkaan itu terjadi karena semakin tingginya permintaan. “Tapi nanti kami akan intensifkan pengawasan di lapangan,” kilah JW Purba.

Editor: Mora