2 tahun lalu |17 April 2016 18:57 |953 Pembaca

70 Tahun Muslimat NU Berkiprah

Foto: Peringatan Hari Lahir Muslimat NU di Tapteng, Minggu (17/4). Dok Humas Tapteng/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Peringatan 70 tahun hari lahir Muslimat NU (Nahdlatul Ulama) 2016 digelar secara sederhana di Kantor PC NU Tapteng di Jalan Raja Junjungan Lubis No.13 Pandan, Tapteng, Minggu (17/4). Momentum itu diharapkan mendorong peningkatan peran para kaum ibu muslimah dalam mencerdaskan dan mengawasi generasi muda dari bahaya narkoba, miras, dan prilaku menyimpang LGBT.

“Peran Muslimat NU diperlukan sebagai pelopor dan penggerak melahirkan anak bangsa yang cerdas, menuju masa depannya yang cerah. Pemerintah daerah senantiasa mendorong, khususnya di bidang pendidikan. Kita berupaya membantu anak-anak yang putus sekolah karena kekurangan biaya, untuk dapat melanjutkan pendidikan. juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu,” ujar Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung saat acara itu.‬

Senada disampaikan Ketua DPRD Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani. Katanya, di usia ke 70 tahun, Muslimat NU sudah sangat matang untuk melahirkan khofifah-khofifah yang baru. Banyak kader Muslimat dan warga NU yang telah berperan membangun bangsa.

“Masa depan bangsa ada di tangan pemuda, namun yakinlah bahwa masa depan pemuda ada di tangan para ibunda, seperti Muslimat NU. Karena para ibundalah yang mengarahkan dan mendidik anak-anak menjadi baik dan soleha. Kami berharap NU, Muhammadyah dan Al Wasliyah bersatu menyatukan presepsi, menjalin ukuwah Islamiyah untuk mewujudkan cita-cita membangun Tapteng yang lebih maju,” kata Bakhtiar.‬

Sementara Ketua PC NU Tapteng Misran Tanjung menyampaikan perjalanan Muslimat NU di Tapteng telah memberikan warna tersendiri. Contoh kecilnya dengan selalu berpakaian sopan, pakai jilbab dan rok panjang warna hijau yang melambangkan kesucian dan kesuburan. “Masih banyak lagi peran serta Muslimat NU yang baik untuk mencerdaskan anak bangsa dan di berbagai kegiatan pemerintah,” katanya.

Pelaksana Ketua Muslimat NU Mahjuroh Hutagalung menyampaikan bahwa organisasi itu lahir pada 1946 silam. Peringatan hari lahir merupakan momentum merefleksi sejauh mana Muslimat NU berperan dalam pembangunan. Baik di bidang pendidikan, perekonomian, serta melahirkan Muslimat NU yang handal dan berwawasan.

Peringatan juga diisi dengan lomba mewarnai TK se-Tapteng, kunjungan dan pemberian bingkisan kepada sesepuh Muslimat NU, penghijauan di pekarangan kantor PC NU Tapteng, serta kunjungan sosial bagi warga yang sakit.‬

“Kita patut bersyukur karena Nabi Muhammad SAW telah membawa pembaharuan bagi kaum wanita, mengangkat kaum wanita dari jaman zahiliyah ke jaman yang bermartabat, sehingga begitu besar peranan wanita dalam kehidupan. Bahkan turut serta membangun bangsa,” katanya.

Peringatan itu juga diwarnai doa khusus sebagai penghormatan kepada tokoh Muslimat NU Tapteng almarhum Hj Syahraini Simanullang. Hadir juga Kakan Kemenag Tapteng, jajaran PAC dan Ranting Muslimat NU se-Tapteng, GP Ansor, Fatayat NU, PD Awasliyah, PD Muslimat  Awaslyiah Tapteng, Ketua NU Sibolga, dan Ketua Pemuda Pancasila Tapteng.‬

Editor: Raymon