2 tahun lalu |17 April 2016 19:54 |2724 Pembaca

Butuh 30 Menit Mengevakuasi Supir Avanza dan Bintang Utara karena Terjepit

Foto: Proses evakuasi supir minibus Avanza Nudin Situmeang oleh warga sekitar. Istimewa/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Nudin Situmeang (48), supir minibus Avanza yang bertabrakan dengan bus Bintang Utara di Jalinsum Balige-Tarutung, Desa Paniaran, Siborongborong, Taput mengalami luka parah pada kepala dan kaki, Minggu (17/4) pagi. Butuh waktu sekira 30 menit melepaskannya dari himpitan mobilnya yang ringsek.

Kaki Nudin yang merupakan warga Kabupaten Tapteng itu didapati terjepit oleh pedal rem,  dan dadanya terjepit stang stir. Warga sekitar yang datang menolongnya terpaksa memecahkan kaca dan merusak bagian pintu minibus. Setelah berhasil, Nudin kemudian dilarikan ke rumahsakit di Medan.

Serupa dengan supir bus Bintang Utara, Jonni Purba (50), warga Doloksanggul Kabupaten Humbahas, yang tubuhnya terjepit akibat pintu busnya ringsek ke dalam. Namun Jonni tak dibawa ke rumah sakit karena lukanya tak parah, hanya memar di kakinya.

Sedangkan untuk mengevakuasi korban penumpang minibus Januari Hutagalung (50), Anggota DPRD Tapteng dari PDI Perjuangan, juga terpaksa dilakukan dengan memecahkan kaca mobil. Januari yang merupakan warga Kecamatan Kolang, Tapteng itu kemudian dilarikan ke rumahsakit di Medan.

Foto: Proses evakuasi supir bus Bintang Utara oleh warga sekitar yang datang menolong. Istimewa/ST Foto: Proses evakuasi supir bus Bintang Utara oleh warga sekitar yang datang menolong. Istimewa/ST

Sulitnya mengevekuasi para korban karena posisi minibus dan bus berbadan besar itu tengah terbalik ke samping di kawasan perladangan warga. “‪Sesuai keterangan warga yang menolong para korban, butuh waktu sekitar 30 menit untuk mengevakuasi mereka, karena kondisi ringsek mobil sangat parah, terutama pada bagian pintu depan minibus,” terang Kasat Lantas Polres Taput AKP AP Naihampun melalui Kapos Lantas Siborongborong Aiptu Iskandar Marbun, kepada awak media.

Supir ‪Nudin Situmeang dilaporkan luka di bagian kepala dan kaki. Korban Januari Hutagalung luka bagian rusuk kiri, dan korban Rempi Br Sinaga, penumpang bus, luka sobek di bagian kepala dan kaki. Tapi korban Rempi yang merupakan warga Dumai, Riau, juga tidak dibawa ke rumahsakit karena lukanya tidak parah. Sementara para penumpang bus lainnya tidak mengalami luka serius.

Kecelakaan yang hampir berujung maut itu terjadi diduga akibat kelalaian supir Avanza yang membawa mobilnya terlalu ke kanan. Akibatnya tabrakan seperti laga kambing tak terelakkan. Minibus kemudian terlempar dan terbalik ke perladangan warga. Serupa dengan bus yang nyungsep dan terbalik karena supirnya terpaksa membanting stir.

Editor: Mora