2 tahun lalu |18 April 2016 14:43 |1057 Pembaca

BNNK Tapsel, Tunjukkan Nyalimu!

Foto: Pihak BNNK Tapsel saat melakukan tes usrine terhadap pejabat muspida setempat, baru-baru ini. Dok/ST

PADANGSIDIMPUAN, SUARATAPANULI.COM РBadan Narkotika Nasional Kabupaten  Tapanuli Selatan (BNNK Tapsel) yang membawahi 4 daerah di Tabagsel diminta untuk lebih berani lagi. Sebab kinerjanya dinilai masih stagnan dan cenderung sebatas sosialisasi.

“Jangan hanya sekedar sosialisasi dan tes urine saja, BNNK Tapsel juga harus lebih berani lagi. Apalagi daerah di Tabagsel ini, seperti Kota Padangsidimpuan (Psp), Tapsel, Paluta dan Palas sudah sangat darurat narkoba,” ungkap Sabar M Sitompul, aktivis sosial Kota Psp, kemarin.

Menurutnya, BNNK Tapsel masih banyak diintervensi oleh pihak pemerintah daerah, yang berdampak kepada terhambatnya kinerja lembaga non kementerian yang berwenang penuh mencegah dan memberantas peredaran narkoba tersebut.

“Padahal jelas BNN itu lembaga vertikal yang langsung berkoordinasi dengan presiden melalui pihak kepolisian. Makanya kita minta jangan pernah takut untuk membongkar kasus narkoba, khususnya yang ada di wilayah Tabagsel ini. Jangan mau diintervensi,” tukas Sabar.

Sambung Sabar, kinerja BNNK Tapsel masih lemah dalam hal pemberantasan dan ‘actionnya’ mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba. Seperti di wilayah Kota Psp, menurutnya, peredaran narkoba masih terus ada. Sebab, Kota Psp dinilai potensial untuk para bandar dan pengedar menjalankan aksinya. Kondisi itu perlu menjadi perhatian untuk memutus mata rantai serta jaringan narkoba.

“Secara tugas dan fungsinya, petugas BNN juga diatur untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan serta memutus jaringan kejahatan terorganisir di bidang narkotika. Jadi tidak salah jika itu juga harus dilaksanakan,” ucapnya.

Seperti aktif melakukan razia di sejumlah tempat yang disinyalir menjadi sarang atau praktik penyalahgunaan narkoba dan lainnya. Apalagi, masih Sabar, razia yang dilaksanakan di LP dan rutan, namun tidak ada tindak lanjutnya seperti apa.

“Padahal jelas dan sudah menjadi rahasia umum, LP dan rutan adalah ‘surga’ bagi para pengedar dan pemakai narkoba. Namun hingga sekarang tidak ada ketegasan ataupun tindaklanjutnya,” tukasnya.

Pria yang giat mengkritisi kinerja sejumlah instansi pemerintah dan non pemerintah ini berharap kepada pihak BNNK Tapsel untuk dapat lebih berani dan berbuat lebih banyak lagi. Karena, apa yang dilakukan demi kepentingan negara, pasti akan memberikan hasil yang baik.

“Kita berharap seperti itu, harus lebih berani dan jangan mau atau mudah diintervensi oleh pihak lain yang tujuannya ingin menghalangi tugas dan fungsi BNNK Tapsel,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Tapsel Bahori Harahap belum berhasi dikonfirmasi terkait kritik dan saran tersebut.

Editor: Mora