2 tahun lalu |19 April 2016 13:36 |1143 Pembaca

Kapolres Tapteng Beri Reward kepada Tokoh Mitra Polri

Foto: Perwakilan tokoh agama dan masyarakat di Tapteng, usai menerima piagam penghargaan dari Kapolres Tapteng AKBP Bony JS Sirait, Selasa (19/4). Dok/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Kapolres Tapteng AKBP Bony JS Sirait memberi reward berupa piagam penghargaan kepada para tokoh agama dan masyarakat di daerah itu, Selasa (19/4). Penyerahan piagam dilaksanakan saat apel pagi di halaman Mapolres di Jalan Dr FL Tobing, Sibolga.

Ada 15 tokoh yang diberi reward perwakilan dari tiap kecamatan. “Para orangtua kami ini sudah berjasa sangat besar sebagai mitra kepolisian. Banyak masalah yang timbul di tengah masyarakat yang kemudian berhasil diselesaikan berkat bantuan mediasi dari para tokoh agama dan masyarakat,” ucap Kapolres.

Para tokoh penerima reward menyatakan sangat tersanjung menerima bentuk apresiasi tersebut. Menurut mereka, perhatian dari AKBP Bony itu layaknya seorang malaikat. Sebab sesungguhnya sudah menjadi keharusan bagi para tokoh agama dan masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami menyebut beliau ini sebagai ‘Kapolres Malaikat’. Sebab banyak persoalan di tengah masyarakat yang kami mediasi bersama yang akhirnya bisa diselesaikan secara arif dan bijaksana atas inisiatif beliau. Bahkan beliau tak ragu untuk berkorban waktu, tenaga, pikiran dan materi,” ungkap Binton Sigalinging dan Timbul Sihotang, perwakilan tokoh masyarakat Kecamatan Sirandorung dan Manduamas.

Apresiasi serupa juga diungkapkan Pdt Renova Jonni Sitorus dari HKBP Manduamas. Menurutnya, sesungguhnya mereka tidak pantas menerima reward, sebab itu sudah menjadi kewajiban mereka.

“Tadi kami sampaikan, bahwa sebenarnya seharusnya Pak Kapolresnya yang perlu kita apresiasi, sebab beliau sangat familiar dengan seluruh tokoh masyarakat dan agama di wilayah hukumnya ini. Beliau tidak pernah membedakan agama, suku ataupun status sosial, luar biasa,” kata Pdt Renova.

Ditimpali H Sudin Hasugian, Ketua MUI Kecamatan Manduamas, bahwa hubungan kemitraan yang telah terjalin ini dapat dipertahankan secara berkesinambungan. Jangan ketika nanti pejabat Kapolres berganti, sikap dan perhatian berubah lagi.

“Harus berkesinambungan, jangan sebatas semasa Pak AKBP Bony saja, nanti kalau berganti pejabat, lain lagi maunya,” tandas H Sudin.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya dari MUI Manduamas siap 24 jam untuk bermitra dengan Polri. “Kami siap 24 jam bermitra dengan Polri, asal jangan dijadikan ‘terompet’ Polri,” ucap H Sudin.

Editor: Raymon