2 tahun lalu |19 April 2016 18:04 |1129 Pembaca

Benih Padi Petani Sorkam Didoakan

Foto: Ritual doa Partangiangan Boni petani dan Muspida di Desa Pananggahan, Sorkam, Tapteng. Dok Humas/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Petani di Desa Pananggahan dan Kelurahan Naipospos Barat, Kecamatan Sorkam, Tapteng, berdoa bersama untuk keberhasilan hasil tanam padi mereka. Benih padi yang akan ditanam pun didoakan bersama pimpinan Uspida Plus Pemkab Tapteng melalui ritual budaya Partangiangan Boni, Selasa (19/4).

Partangiangan Boni ini diawali dengan pemberian ulos kepada pimpinan Muspida Plus dan penyerahan simbolis Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada keluarga kurang mampu. Kemudian mendoakan benih yang dipandu oleh para tokoh lintas agama.

Partangiangan Boni telah kita adakan di hampir seluruh kecamatan. Kita berdoa meminta kepada Tuhan agar hasil panen nanti meningkat dari sebelumnya. Sehingga program swasembada pangan yang kita canangkan dapat tercapai,” ucap Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung yang ikut dalam ritual tersebut.

Bupati menyebutkan, pemerintah daerah senantiasa mendorong pembangunan di sektor pertanian. Seperti contohnya pembangunan Bendungan Sitangkurak pensuplai air ke sawah di Kecamatan Barus, Barus Utara dan Andam Dewi. Lalu, pemberian alat sistem pertanian dan bibit padi, bibit jagung dan pupuk gratis kepada petani.

“Karena itu saya berharap petani juga mendukung program pemerintah pencapaian swasembada pangan yang tertuang dalam program Nawacita Presiden Jokowi,” harap Bupati.

Mewakili ‪tokoh masyarakat setempat, Syah Alam Samosir, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap petani dan pembangunan secara umum. Menurutnya, warga Naipospos Barat hidup dalam tatanan kekerabatan yang sangat erat. Ada 4 perkumpulan marga yang kokoh, yaitu Lottung, Situmeang, Simanungkalit dan Borbor.

“Seluruh elemen masyarakat hidup dalam kerukunan dan siap membantu pemerintah dalam membangun, mewujudkan swasembada pangan, serta memberantas penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat,” ucapnya.

Editor: Mora