2 tahun lalu |20 April 2016 15:30 |1332 Pembaca

Tapteng Bakal Punya Politeknik KP

Foto: Penyerahan surat hibah tanah pembangunan Politeknik KP di Sorkam, Tapteng, kemarin. Dok/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Sebuah politeknik kelautan perikanan (KP) akan dibangun di Tapanuli Tengah (Tapteng). Harapan itu diungkapkan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung saat serah terima hibah tanahnya seluas 9 hektar di Desa Bottot, Kecamatan Sorkam, Selasa (19/4).

“Rencana pendirian politeknik ini merupakan program dari Kementerian Kelautan Perikanan, yaitu 10 politeknik negeri ygg akan dibangun di Indonesia. Mudah-mudahan 1 di Tapteng,” kata Bupati.

Karena itu, pemerintah daerah patut mengapresiasi para ‘pahlawan’ yang telah menghibahkan tanahnya tersebut. “Kepada Kadis Pertanahan saya minta agar segera melanjutkan hibah tanah ini ke Kementerian KP, sehingga pembangunan politekniknya bisa segera dilaksanakan,” timpal Bupati.

Bupati yakin, berdirinya politeknik di Sorkam akan membawa banyak manfaat, khususnya bagi masyarakat sekitar. Lalu, anak-anak nelayan lokal yang berprestasi memiliki peluang menimba pendidikan di politeknik ini.

“Di sisi lain perekonomian masyarakat di Sorkam akan semakin berkembang. Akses jalan akan dibuka, jaringan listrik akan dibenahi, dan tentunya akan terbuka peluang usaha, seperti tempat kos, fotocopy dan usaha lainnya. Bahkan harga jual tanah di sekitarnya pun ikut meningkat,” tukas Bupati.

‪Selain politeknik, tahun ini juga ada program pembangunan 100 unit rumah nelayan di Kelurahan Binasi, Sorkam Barat.‬

Kadis Pertanahan Tapteng Erwin Marpaung menyebutkan, sebenarnya sinyal pehibahan tanah milik H Azhari itu sudah digagas 3 tahun lalu. “Saat itu hibah tanah diadakan di depan Kantor Camat Sorkam, pada awalnya rencana pembangunan USU cabang Tapteng, namun melihat kondisi daerah kita, maka kita akan membangun politeknik KP,” ungkapnya.

Sementara H Azhari menyampaikan bahwa niatnya mehibahkan tanahnya dengan ikhlas adalah untuk membantu pemerintah, khususnya demi peningkatan bidang pendidikan. “Untuk itu ada beberapa permintaan kami, diantaranya  membantu kami dalam hal pengurusan surat kavling tanah di sekitar tanah yang dihibahkan ini, membuka akses jalan, menyediakan listrik, menimbun lahan utama dan lahan lahan kavlingan, dan penghibah diikut sertakan menjadi pekerja sesuai keahlian kami masing-masing. Dan apabila politeknik ini sudah aktif, kiranya kami diizinkan membuka kantin,” pinta H Azhari.‬

Editor: Raymon