2 tahun lalu |21 April 2016 13:50 |2652 Pembaca

Mahasiswa IAIN Psp Demo Makanan Asrama yang Basi

Foto: Aliansi mahasiswa IAIN Psp, saat berunjukrasa ke kantor rektorat kampus itu, menuntut soal sajian makanan asrama yang kerap basi, Kamis (21/4). DD/ST

PADANGSIDIMPUAN, SUARATAPANULI.COM – Tidak terima disajikan makanan yang telah basi oleh pengelola asrama, ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan (Psp), Sumut, berunjuk rasa di depan Kantor Biro Rektorat, Kamis (21/4).

Mereka mendesak agar pihak kampus mengusut tuntas kasus tersebut, dan menindak tegas oknum Ketua Darma Wanita sebagai penanggungjawab pengelolaan uang makan dari 1.500 mahasiswa. Uang makan itu sendiri dipungut dari mahasiswa sebesar Rp500 ribu per bulan.

“Kami menuntut pihak kampus mengusut tuntas kasus nasi dan lauk pauk asrama untuk mahasiswa semester I dan II yang sering disajikan dalam keadaan basi,” kata salah satu mahasiswa.

Mereka mendatangi kantor rektorat sambil membawa sejumlah kertas karton bertuliskan ungkapan tuntutan dan aspirasi mereka.

“Kami kecewa, sudah membayar mahal uang makan, tapi nasi dan lauk pauk asrama yang disajikan sering basi dan berulat. Kami minta pihak kampus menindak pihak katering makanan penyedianya,” timpal mahasiswa itu lagi.

Selain makanan basi, mereka juga mempertanyakan perihal sejumlah kutipan dan pemaksaan pembelian buku Bahasa Inggris dan Bahasa Arab setiap 3 bulan sekali. “Padahal di pertemuan dengan orangtua mahasiswa sudah ditegaskan bahwa mahasiswa baru yang masih tinggal di asrama tidak ada dikutip uang pembelian buku, hanya uang makan,” tuntut mereka.

Hingga beberapa menit melakukan orasi, tak satu pun pihak rektorat yang menerima atau menjawab tuntutan mahasiswa tersebut. Setelah puas mengungkapkan pokok tuntunnya, mereka kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Editor: Mora