2 tahun lalu |21 April 2016 18:56 |1225 Pembaca

Nelayan Tapteng Bakal Dibangunkan 100 Rumah

Foto: Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung bersama pimpinan Uspida saat meninjau lahan pembangunan Politeknik Kelautan Perikanan di Kecamatan Sorkam, kemarin. Dok/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Pemerintah melalui Kementerian PU Pera akan membangun 100 unit rumah untuk nelayan tradisional di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam, Tapteng. Program itu diungkapkan oleh Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung di sela peninjauan lahan pembangunan Politeknik Kelautan Perikanan juga di kecamatan setempat, kemarin.

Kata Bupati, kepastian program itu terungkap saat Sosialisasi Penyediaan Rumah Khusus oleh Kementerian PU Pera di Medan pada Rabu (6/4) lalu.‬ Sosialisasi itu dihadiri Kabid Perumahan dan Permukiman Dinas Penataan Ruang dan Permukiman Provinsi Sumut Ida Marina, Kasubdit Standar dan Pedoman Direktorat Rumah Khusus Kementerian PU Pera Efendi Manurung dan Kasubdit Pengelolaan Kementerian PU Pera Rohmatu. Sosialisasi itu juga dihadiri 6 dari 15 perwakilan pemerintah daerah yang diundang, meliputi Tapteng, Kota Medan, Batubara, Madina, Deliserdang dan Asahan.‬

“Pada sosialisasi itu disimpulkan, Tapteng akan mendapat jatah 100 unit yang direncanakan dibangun di Sorkam. Dipastikan dengan Surat Kementerian PU Pera kepada Ditjen Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Utara Nomor 06/SNVTPP-SU/III/2016 tanggal 22 Maret 2016,” ungkap Bupati didampingi Kepala Bappeda Tapteng Basyri Nasution.

Basyiri menambahkan, untuk merealisasikan program 100 rumah itu, pemerintah daerah diharuskan menyediakan lahan untuk pembangunannya. Setelah semua persyaratan itu terpenuhi, proyek baru dilaksanakan.‬

“Pemerintah daerah siapkan lahannya. Ini merupakan bagian dari progam pembangunan 50.000 unit rumah oleh Kementerian PU Pera pada tahun 2017 hingga 2019,” jelas Basyri.

Sementara itu Kadis Pertanahan Tapteng Erwin Marpaung menyampaikan, lahan untuk pembangunan rumah nelayan itu adalah hibah dari masyarakat seluas 2 hektar. Suatu hal yang patut diapresiasi bahwa masyarakat Tapteng senantiasa turut berpartisipasi menghibahkan tanahnya kepada pemerintah daerah, untuk pembangunan. “Seperti  untuk pembangunan rumahsakit, puskesmas, sekolah, pelebaran jalan dan berbagai program pembangunan lainnya. Itu sangat diapresiasi,” ungkapnya.

Editor: Raymon