2 tahun lalu |21 April 2016 20:54 |1170 Pembaca

Uang Narkoba di Sibolga Rp2 Miliaran Setahun

Ilustrasi keranda mayat bagi penyalahguna narkoba. Dok/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Meski tergolong kota kecil, tapi Sibolga layak masuk ke radar pantauan Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebab perputaran uang hasil transaksi narkoba di kotamadya dengan 4 kecamatan itu diperkirakan mencapai Rp2 miliaran setahun.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk saat membuka acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Sibolga Sambas, kemarin. Menurut Walikota, angka itu cukup besar bagi sebuah kota kecil di wilayah pantai barat Pulau Sumatera. Disinyalir penyebab tingginya perputaran uang narkoba itu karena Sibolga memiliki banyak akses masuknya narkoba. “Bisa lewat darat, udara, bisa juga lewat laut,” jelas Syarfi.

Bukti nyata tingginya peredaran narkoba di ‘Negeri Berbilang Kaum’ itu adalah terdeteksinya 12 PNS dan 18 THL di lingkungan Pemko Sibolga yang menggunakan narkoba, melalui tes urine terhadap 723 orang pegawai baru-baru ini.

Karena itu perang terhadap narkoba bukan lagi hanya dilakukan pihak berwenang seperti Polri dan TNI, tapi juga oleh seluruh elemen masyarakat. “Saat ini Indonesia telah menetapakan status darurat narkoba. Untuk itu mari kita bersinergi melawan dan memberantas peredaran narkoba di Sibolga, dengan cara membentengi keluarga kita dengan nilai-nilai ajaran agama. Dekatkan diri ke hal-hal positif, jangan biarkan keluarga kita terjerumus,” pungkas Walikota.

Editor: Mora