2 tahun lalu |23 Maret 2016 05:50 |1606 Pembaca

Asap Pabrik Resahkan Warga Pondok Batu

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Asap hitam pekat yang keluar dari cerobong pembuangan pabrik pengolahan tepung ikan PT Asahi yang berada di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, sudah sangat meresahkan warga sekitar.

Pantauan, asap menyebar hingga ke pemukiman warga sekitar lokasi pabrik. Asap hitam itu muncul diduga akibat pembakaran cangkang untuk bahan bakar produksi. Maju Matondang warga setempat menyebutkan, cerobong pabrik PT Asahi kerap menyemburkan asap hitam pekat. Parahnya, kepekatan asapnya juga menyemburkan serbuk-serbuk hitam dan menyebar ke pemukiman penduduk.

Akibatnya, selain menggangu kesehatan warga sekitar, juga telah mengotori pakaian yang dijemur di halaman rumah warga. Mereka menganggap pihak perusahaan tak serius menangani persoalan tersebut.

“Udah biasa kayak gitu asapnya tiap hari, warnanya hitam pekat membuat udara jadi tak sehat. Pihak perusahaan seperti tak serius menangani masalah ini. Padahal, warga sudah sering mengeluhkan hal itu terhadap pihak perusahaan,” ungkapnya.

Itikad baik dari pihak perusahaan sangat ditunggu warga. Pasalnya, warga sudah sangat resah dengan asap yang mengganggu kesehatan.

“Warga sudah sangat menunggu kepastian pihak perusahaan. Karena, polusi asap ini sudah sangat diresahkan. Sepertinya tidak ada pengawasan dari operasional perusahaan itu. Ini membuat kami khawatir, bila mana perusahaan itu sendiri tidak menyadari dampak dari gempulan asap pekat itu,” ucap Maju.

Warga sekitar mendesak Pemkab Tapteng melalui Badan Lingkungan Hidup, untuk segera memantau kondisi udara di sekitar PT Asahi. Dan menyiarkan kepada masyarakat terkait kondisi udara.

“Kita minta Badan Lingkungan Hidup segera menindaklanjuti kondisi ini. Dan perlu memberitahukan ke publik, yang sebenarnya kondisi udara akibat asap seperti itu. Jangan-jangan merupakan asap yang membahayakan dan mengandung unsur kimia dan racun membahayakan jiwa manusia,” ujar Donald Sihombing yang juga warga Pondok Batu.

Donald juga menyinggung, meskipun ada dugaan terjadi pelanggaran izin, namun sampai saat ini belum ada tindakan dari instansi terkait.

Editor: Mora