2 tahun lalu |22 April 2016 18:34 |2583 Pembaca

Kakek Bunuh Istri Saat Tidur, Lalu Bunuh Diri Pakai Pisau

Foto: Mayat pelaku saat divisum di RSUD Psp. Dd/ST

PADANGSIDIMPUAN, SUARATAPANULI.COM – Entah setan apa yang telah merasuki kakek yang satu ini, Sahat Pardede (72). Ia tega menghabisi istrinya Soar Barita Br Panggabean (65), saat tengah tidur di kamar di rumah mereka di Lingkungan I, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan, Kota Padangsidimpuan (Psp), Jumat (22/4) pagi.

Melihat istrinya sekarat dan meninggal dunia setelah kepalanya dipukulnya dengan sebatang besi, kakek 5 cucu itu kemudian bunuh diri dengan menikamkan pisau ke perutnya.

Foto: Jasad korban disemayamkan di rumah duka. Dd/ST Foto: Jasad korban disemayamkan di rumah duka. Dd/ST

Anak dan cucu korban sontak histeris melihat tubuh korban terbujur bersimbah darah. Warga sekitar pun berkerumun ke rumah korban. Korban sempat dilarikan ke rumahsakit terdekat, namun nyawanya tak tertolong lagi. Tak lama kemudian, pelaku menikam perutnya sendiri dengan sebilah pisau dapur.

Warga menyebutkan, pasangan suami istri itu belakangan ini memang sering bertengkar adu mulut. Terakhir mereka terdengar bertengkar pada Jumat (22/4) dini hari tadi. “Mendengar suara tangisan dari rumah korban, warga tetangga berdatangan,” ucap seorang warga.

Kasat Reskrim Polres Psp AKP Diriono membenarkan peristiwa maut itu. “Kejadiannya dini hari tadi. Diawali percekcokan antara kedua suami istri itu. Pelaku memukul kepala istrinya dengan sebatang besi saat korban sedang tidur. Setelah tahu istrinya itu meninggal dunia, pelaku kemudian bunuh diri dengan menikamkan pisau ke perutnya,” terang Kasat di lokasi.

Jasad korban dan pelaku kemudian dibawa untuk divisum di RSUD Psp. Polisi sempat memeriksa tempat kejadian, memintai keterangan dari sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti. Namun karena pelaku dinyatakan tewas bunuh diri, kasus ini kemudian dinyatakan ditutup.

“Pelakunya bunuh diri, berkas kami lengkapi untuk kemudian nanti kasusnya diarsipkan. Sedangkan jasad keduanya diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” kata Kasat.

Foto: Suasana rumah korban yang sempat menggegerkan warga sekitar. Dd/ST Foto: Suasana rumah korban yang sempat menggegerkan warga sekitar. Dd/ST

Sehari-harinya, korban dan pelaku dikenal sebagai penjual bahan bakar minyak eceran di depan rumahnya. Sayangnya, pihak keluarga tidak bersedia diwawancarai awak media. Pantauan, sore harinya, suasana rumah duka didatangi sejumah pelayat. Informasi yang dihimpun, kedua almarhum dikebumikan besok Sabtu (23/4) di pemakaman setempat.

Editor: Mora