2 tahun lalu |24 April 2016 14:13 |1301 Pembaca

Lanjutkan Pembangunan Tali Air Aek Batu

Foto: Tali air Aek Batu di Desa Rura Aek Sopang, Humbahas yang membutuhkan pembangunan lanjutan hingga ke pembuangan. Oka/ST

HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Petani di Desa Rura Aeksopang, Kecamatan Pakkat, menyurati Pemkab Humbahas bermohon agar pembangunan tali air Aek Batu yang sudah dibangun tahun 2015 lalu dilanjutkan hingga ke pembuangan. Permohonan itu disampaikan mereka melalui surat resmi kepada Bupati Humbahas.

Nomor suratnya: 033/DRAS/2016 yang diketahui Camat Pakkat dan Kepala Desa Rura Aek Sopang Binsar Sihotang, ditujukan kepada Bupati Humbahas Cq Dinas Pertanian.

Binsar Sihotang menyebutkan, surat permohonan pembangunan itu hasil keputusan musyawarah, khususnya warga pemanfaat tali air Aek Batu. Ia mengatakan, tali air tersebut sudah dibangun sepanjang 330 meter pada tahun 2015 lalu. Hanya saja perlu dilanjutkan lagi sepanjang 250 meter untuk sampai ke areal pembuangan.

“Akibatnya air pada tali air tersebut tidak keluar ke pembuangan, malah akhirnya menggenangi persawaan warga sekitar,” ujar Binsar kemarin di Doloksanggul.

Dia juga menjelaskan, warga pemilik lahan telah bersedia memberikan sebagian lahannya untuk pembangunan lanjutan tali air, tanpa ganti rugi. Hal itu dibenarkan warga pemilik lahan antara lain Parlin Manalu (49), Masko Situmorang (45), Saur Hasugian (52 dan Hasiholan Sihotang (50).

“Kami sangat membutuhkan tali air ini, sehingga kami akan merelakan sebagian lahan kami untuk lokasi pembangunan lanjutan tali air itu tanpa meminta ganti rugi,” ujar Parlin Manalu.

Mereka juga mengatakan, jika tidak ada kelanjutan pembangunan tali air, maka sekitar 75 hektar lahan persawahan warga akan kewalahan mengendalikan kebutuhan air. “Air memang tetap bisa ke sawah, tapi kendala utama yang adalah kekurangan air jika musim kemarau, dan banjir saat musim hujan. Jadi kami sangat berharap pembangunan tali air itu dilanjutkan,” pinta mereka.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian Humbahas, Happy Silitonga menyatakan akan berupaya merealisasikan permohonan petani. “Sepanjang ada dananya,” kata Happy.

Editor: Mora