2 tahun lalu |25 April 2016 12:18 |2270 Pembaca

Marhite Tinggalkan Azlinda, Merapat ke Rao?

Foto: Banner pasangan bakal calon Bupati-Wabup Awaluddin Rao-Marhite Rumapea yang diposting di media sosial. Ist/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Politik berdinamika menjelang Pilkada Tapteng 2017 nanti. Salah satu yang cukup hangat diperbincangkan yakni kabar berpalingnya Marhite Rumapea dari Azlinda Hutagalung, menjadi pasangan Awaluddin Rao. Apa yang terjadi?

Seperti diketahui sebelumnya, Marhite Rumapea sebagai bakal calon bupati sempat berdeklarasi berpasangan dengan Azlinda Hutagalung sebagai bakal calon wakil bupatinya. Keduanya bahkan sempat mendaftar ke partai politik secara berpasangan. Belakangan, Marhite dikabarkan telah berpaling dan memutuskan menjadi bakal calon wakil bupati, pasangan dari Awaluddin Rao.

Beberapa pihak yang menyebut diri simpatisan Azlinda Hutagalung pun protes dan berang karena merasa idolanya itu dikhianati. “Kami dari masyarakat ya kecewa. Bagaimana salah seorang calon pemimpin yang akan kita ajukan, sementara belum jadi bupati sudah menyelewengkan wakilnya. Kami sangat keberatan atas tindakan itu. Dan kami tidak mengerti caranya melepaskan Ibu Azlinda. Waktu meminta (Azlinda Hutagalung) jadi wakil, dia datang secara baik-baik. Tapi waktu dikeluarkan, secara paksa. Kalau saya lihat pendukung Azlinda ini sangat antusias. Mereka keberatan atas tindakan Rumapea ini. Bahkan, banyak asumsi masyarakat akan mengadakan aksi demo menuntut Rumapea,” kata Sunarto‬, tokoh Paguyuban Warga Jawa Nusantara (PawaJanu) Tapteng, kemarin.

Elemen pemuda dari Kelurahan Pasir Bidang Kecamatan Sarudik juga ikut kecewa. Mereka memandang sosok ‘Kartini’ yang selama ini mereka idolakan telah dikhianati oleh Marhite Rumapea.‬ Tapi kemudian mereka memberi motivasi agar Azlinda tetap maju sebagai bakal calon bupati. Kalau Azlinda tidak mau, mereka menyatakan tidak memilih atau golput di pilkada nanti.

Foto: L Manullang. Foto: L Manullang.

‪“Kami pemuda Pasir Bidang sebelumnya sangat antusias mendukung Marhite Rumapea dan Azinda Hutagalung berpasangan di pilkada. Mereka sudah mendaftar bersama ke beberapa partai. Tapi sekarang Marhite sudah berpindah, kami sangat kecewa. Kami melihat ada spanduk dan baliho di Jalan Sibolga-Tapteng yang gambarnya Marhite jadi pasangan Awaluddin Rao,” tutur L Manullang, pemuda Pasir Bidang.‬

Azlinda Hutagalung sendiri memang mengaku kecewa atas sikap Marhite Rumapea itu. Azlinda membenarkan bahwa sebelumnya Marhite bersusah payah membujuknya agar bersedia menjadi pasangannya.

Foto: Azlinda Hutagalung. Foto: Azlinda Hutagalung.

‪“Saya juga kecewa. Saya rasa ini adalah permainan politik, saya merasa menjadi korban. Berat bagi saya untuk mengungkapkan dalam kata-kata. Namun biarpun demikian, saya meminta seluruh warga masyarakat yang mensupport saya, tetap merapatkan barisan untuk mendukung. Ini bukan akhir dari perjuangan kita. Kita akan melihat esok atau hari lusa,” ungkap Azlinda ketika ditemui wartawan di kediamannya, kemarin.

Dikonfirmasi wartawan terpisah, Marhite Rumapea rupanya punya alasan kenapa meninggalkan Azlinda. Marhite juga menyatakan tidak takut didemo atau diprotes oleh simpatisan Azlinda. Sebab sebelumnya masalah tersebut telah mereka selesaikan saat pertemuan pada hari Kamis (14/4) lalu.

‪“Pulang dari Jakarta saya berencana datang ke rumah Azlinda. Tapi pada hari Kamis (14/4) dia datang mempertanyakan hal ini kepada saya. Saat itu saya langsung menjelaskan kepadanya bahwa saya menyatakan mundur. Ini karena tidak satu pun perahu atau partai yang saya dapatkan, dan saya menyerah. Itu sudah ada pertemuan di rumah saya yang disaksikan oleh orangtua marga Situmorang, yaitu Bapak Parulian Situmorang. Dan sewaktu mendaftar ke partai, semua biaya dari saya sendiri. Saya yang mengeluarkan uang dari kantong saya sendiri. Sehingga saya tidak takut didemo, karena saya tidak ada membuat rugi Ibu Azlinda,” kilah Marhite kepada wartawan. (rel/tim)

Editor: Raymon