2 tahun lalu |25 April 2016 14:30 |830 Pembaca

Mendagri: Pemda Harus Bersinergi Hadapi MEA

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – HUT Otonomi Daerah ke-XX Tahun 2016 menjadi momen pemantapan pemerintah daerah (pemda) menghadapi tantangan era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Seluruh pemda harus bersinergi. 

“Memantapkan Otonomi Daerah menghadapi tantangan MEA, tema itu telah menjadi komitmen dan konsensus para pendiri bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, peningkatan daya saing daerah dan pengembangan demokrasi lokal,” kata Mendagri RI Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung saat upacara peringatannya di halaman Kantor Bupati setempat, Senin (25/4). 

Mendagri menekankan, seiring dengan telah diberlakukan kebijakan MEA sejak 2016, seluruh pemerintah daerah harus menata seluruh elemen otonomi daerah. Itu agar Indonesia tidak menjadi penonton dalam era persaingan bebas tersebut. 
Di era tersebut, sambung Mendagri, diberlakukan 5 arus bebas dalam aktivitas ekonomi antar negara Asean, yaitu arus bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas tenaga kerja terampil, arus bebas modal, dan arus bebas investasi. 

“Melalui pemantapan otonomi daerah, kita tidak akan kalah bersaing dengan negara Asean lain. Peringatan hari Otonomi Daerah ini merupakan media bagi jajaran pemerintah daerah dm meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Harus terwujud sinergitas penyelenggaraan pemerintahan secara nasional. Setiap kebijakan nasional harus ditindaklanjuti menjadi kebijakan daerah yang disesuaikan dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masing-masing daerah,” pesan Mendagri.‬ 

Editor: Raymon