2 tahun lalu |26 April 2016 19:31 |3557 Pembaca

Aset Toke Getah Pembunuh Petugas Pajak Disita Negara

Foto: Proses penyitaan aset milik Agusman Lahagu, tersangka pembunuh dua petugas pajak, di Kota Gunungsitoli, Sumut, Selasa (26/4). AL/ST

GUNUNGSITOLI, SUARATAPANULI.COM -Petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga dan dari Kantor Wilayah Pematangsiantar melakukan penyitaan aset bergerak maupun tidak bergerak milik Agusman Lahagu, tersangka pembunuh dua petugas pajak pada Selasa (12/4) sore lalu. Petugas memasang plank penyitaan pada rumah, gudang getah karet, dan beberapa mobil milik Agusman, di Moawo, Km 7, Kota Gunungsitoli, Selasa (26/4).

Penyitaan itu disaksikan langsung oleh pihak keluarga dan kuasa hukum Agusman, Ramses Sitorus, dengan penjagaan ketat petugas Polres Nias didukung pasukan Brimob dan personil Kodim 0213/Nias.

Kuasa Hukum Ramses Sitorus menyatakan kecewa atas apa yang dilakukan terhadap kliennya. Pihaknya akan mengajukan gugatan atas penyitaan tersebut.

“Besarnya tunggakan pajak yang dikenakan kepada Agusman Lahagu sebesar Rp14,7 miliar adalah tunggakan pajak penghasilan, dimana sebelumnya kliennya pernah mendatangi KPP Pratama Sibolga untuk mendapatkan penjelasan, namun hasilnya nihil,” ujar Ramses.

Foto: Proses penyitaan aset milik Agusman Lahagu, tersangka pembunuh dua petugas pajak, di Kota Gunungsitoli, Sumut, Selasa (26/4). AL/ST Foto: Proses penyitaan aset milik Agusman Lahagu, tersangka pembunuh dua petugas pajak, di Kota Gunungsitoli, Sumut, Selasa (26/4). AL/ST

Ketika coba dikonfirmasi wartawan, tak satupun petugas pajak yang bersedia memberikan komentar. Alasannya, mereka hanya melaksanakan tugas dan tidak memiliki wewenang untuk memberikan komentar.

Sementara Kapolres Nias AKBP Bazawato Sebua SH MH menerangkan, pelaksanaan penyitaan terhadap seluruh aset milik tersangka telah dikoordinasikan dengan pihak Bareskrim Polri melalui Kompol Eko yang datang bersama sejumlah pegawai pajak. Kedatangan mereka untuk menindak lanjuti kewajiban wajib pajak beberapa hari lalu, sehingga Polres Nias memberikan pengamanan dengan menurunkan 60 orang personil.

“Kami juga dibantu 1 Pleton Brimob yang didatangkan dari Padangsidimpuan serta 1 Pleton Personil Kodim 0213/Nias,” terang Kapolres.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Agusman Lahagu gelap mata menghabisi dua petugas pajak dari KPP Pratama Sibolga bernama Parada Toga Fransriano Siahaan (30) dan Sozo Nolo Lase (30) satpam honorer di KP2KP Kota Gunungsitoli. Saat itu kedua korban mendatangi rumah dan gudang milik Agusman tersebut untuk menyerahkan surat peringatan akhir atas tungggakan pajak toke getah karet itu sebesar Rp14,7 miliar. Kalau tidak segera dilunasi, maka aset milik pelaku akan disita negara.

Namun kemudian Agusman Lahagu dibantu beberapa karyawannya malah menghabisi keduanya secara sadis. Agusman menikam dan menganiaya korban Parada Toga dan Sozo Nolo hingga tewas di tempat. Agusman kemudian menyerahkan diri ke Mapolres Nias di Kota Gunungsitoli.

Editor: Mora