2 tahun lalu |23 Maret 2016 12:40 |1402 Pembaca

Nama Bakhtiar Dicatut di Twitter untuk ‘Serang’ Sukran

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM- Suhu politik menjelang Pilkada Tapanuli Tengah (Tapteng) 2017 nanti semakin memanas.‬ Beragam intrik apakah yang disengaja atau tidak pun mencuat. Contohnya melalui media sosial. Adalah Ketua DPRD Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang kemudian berang. Soalnya namanya dicatut seseorang melalui Twitter yang kicauan yang bermuatan ‘penyerangan’ kepada bakal calon petahana Sukran J Tanjung.

‪”Nama saya dicatut, padahal saya tidak punya akun twitter sampai hari ini. Saya tidak buat akun dan memang belum ada niat untuk membuatnya,” tandas Bakhtiar saat ditemui SuaraTapanuli.Com di Gedung DPRD Tapteng, Pandan, Rabu (23/3).‬

‪Ia mengaku terkejut atas informasi yang ia terima terkait adanya akun twitter yang menggunakan nama dan fotonya itu. Apalagi, dalam akun itu tercantum sejumlah postingan dirinya yang bernada ‘menyerang’ Bupati Tapteng yang bakal mencalon kembali.

‪”Saya kaget tadi dapat kabar dari adik-adik makanya tahu. Dan akun itu menyerang Pak Bupati, padahal hubungan saya dengan beliau baik-baik saja,” tuturnya.

Politisi muda Partai Hanura itu meminta siapa saja oknum tertentu yang mencoba-coba membuat kegaduhan di Tapteng agar segera menghapus akun itu dan meminta maaf.‬

‪”Saya sarankan menjelang pilkada ini untuk bertobat. Apalagi secara pribadi saya juga belum menyatakan maju di pilkada, kenapa ini (pencatutan-red) ini dilakukan,” tandasnya.‬

‪Ditelusuri, memang ada akun twitter bernama Baktiar Sibarani @Baktiar00338077. Beberapa cuitannya bernuansa memojokkan Bupati Sukran J Tanjung. Di antaranya ada menyebut nama politisi nasional Akbar Tanjung, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, serta Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.‬

‪Seperti bunyinya; Syukran Tanjung adalah penipu CPNS. Jadi pilih calon yang jelas pst sy dukung. Pasti @AkbarTandjung_,@AkbarTandjung. Terimakasih”‬

‪Lalu; “Kalau anda sbg mrg (sebagai marga) tanjung mendukung Syukran tanjung jg, nepotisme anda sudah salah. Dia tdk pantas memimpin tapteng.@AkbarTandjung”.

Editor: Marihot Simamora