2 tahun lalu |27 April 2016 23:07 |2070 Pembaca

Anak Petani Taput Ini Ingin Jadi Polisi, Termotivasi Jenderal Sutarman

Foto: Kristian N Simanungkalit.

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Tadi, Rabu (27/4), ada 129 calon siswa polisi yang diberangkatkan Kapolres Tapanuli Utara (Taput) AKBP Dudus Harley Davidson ke Polda Sumut untuk mengikuti lanjutan tahapan seleksi penerimaan polisi tahun ini. Rupanya, hampir 85 persen di antaranya adalah anak petani.‬

Data itu diketahui dari berkas semua pelamar. Tingginya minat tersebut ternyata dipengaruhi oleh banyak sosok polisi sukses dalam karirnya yang ternyata lahir dan dibesarkan di keluarga petani. Salah satunya Kapolri ke-21, Jenderal Sutarman. Jebolan Akademi Polisi Tahun 1981 itu adalah seorang anak petani. Orangtuanya bernama Pawiro Miharjo dan Samiyem, berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.‬

Biografi Kapolri era Presiden Susilo Bambang Yodhoyono itulah yang menjadi motivasi bagi Kristian N Simanungkalit, salah satu pelamar yang diberangkatkan pagi itu.‬ Pemuda asal Kecamatan Sipoholon, Taput ini sejak kecil memang sudah bercita-cita menjadi polisi. Bagi Kristian, menjadi polisi itu sangat membanggakan.

“Bayangkan Bang, kita jadi pelindung masyarakat,” katanya saat ditanya awak media tentang apa hebatnya menjadi seorang polisi.‬

Kristian mengaku orangtuanya adalah petani. Dia anak ke-5 dari 7 bersaudara. Orangtuanya bernama Soagahan Simanungkalit dan N Br Pasaribu. Sejak duduk di bangku sekolah, pemuda 19 tahun ini mengaku selalu meraih nilai tinggi dan berprestasi di sekolah. Catatan pendidikan itu diyakininya akan berguna dalam proses pelamaran. “Minimal rangking empat,” ujarnya jujur.‬

‪Baginya, mengikuti seleksi penerimaan polisi ini adalah yang pertama kalinya. Namun berbagai persiapan sudah dilakukannya, seperti latihan berlari, push up, renang dan belajar pengetahuan umum. “Meski demikian, saya tidak lupa mengembalakan kerbau,” ujarnya tersenyum.

“Saya mohon doa dari seluruh masyarakat Taput agar lulus menjadi seorang brigadir polisi. Bukan hanya saya, teman-teman saya yang ikut seleksi juga didoakan, agar kami bisa mengharumkan Taput tercinta,” kata Kristian sambil menaiki mobil yang membawanya menuju Mapoldasu di Medan.

Editor: Mora