2 tahun lalu |23 Maret 2016 13:28 |670 Pembaca

Bakhtiar Laporkan Pencatutannya di Twitter ke Kapolres

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM- Ketua DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) melaporkan pencatutan nama dan fotonya dalam sebuah akun Twitter kepada Kapolres AKBP Bony JS Sirait, Rabu (23/3). Sebab, akun itu dinyatakan Bakhtiar adalah akun palsu yang diciptakan oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab.

‪”Saya sudah hubungi Pak Kapolres untuk memberitahukan soal aku Twitter palsu ini. Tindaklanjutnya menunggu beliau kembali ke Sibolga dari Simalungun,” tandas Bakhtiar dalam keterangan persnya di ruang kerjanya, Rabu (23/3).‬

‪Bakhtiar menduga pencatutan itu dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana politik di Tapteng. Akibatnya juga untuk merusak nama baik dan citranya sebagai Ketua DPRD.‬

‪”Dugaan saya ini dilakukan orang-orang yang ingin memperkeruh suasana. Bisa saja, bisa saja ya, diduga yang mau mencalonkan diri (kepala daerah) atau tim suksesnya, atau orang luar juga bisa, ini dugaan saya,” katanya.‬

‪Disinggung terkait hubungan dan komunikasinya dengan Bupati Tapteng Sukran J Tanjung, Bakhtiar mengaku tetap masih baik-baik saja.‬

‪”Baik-baik saja, beliau (Sukran) Bupati dan saya Ketua DPRD. Saya menjaga kekondusifan itu sampai masa jabatannya berakhir nanti. Sampai kapanpun saya tidak akan melakukan hal-hal yang tidak santun,” pungkasnya.‬

‪Menurutnya, siapapun yang ingin maju di Pilkada Tapteng, agar melakukan pencitraan yang positif dan bertarung secara sehat dan sportif. Jangan ada intrik saling menjegal atau menebar fitnah. “Silahkan bertarung. Mencalon, ambil hati masyarakat. Jangan saling menjegal. Kalau ada urusan Anda dengan Bupati Tapteng jangan kaitkan dengan saya. Jangan mencatut nama orang lain. Jangan untuk mencapai tujuan, Anda membuat teori pecah belah,” katanya.‬

Ditelusuri infonya, akun Twitter yang menggunakan nama dan foto Baktiar Sibarani itu muncul sejak 23 Oktober 2014 lalu.‬ Tapi Bakhtiar sendiri menyangkal karena akun itu bukan miliknya. Dia bahkan mengaku belum pernah memiliki akun twitter dan tak pernah mau memakai jejaring sosial itu.‬

Yang membuatnya berang, akun yang diduga palsu itu menampilkan beberapa kicauan yang bermuatan menjelek-jelekkan sosok Bupati Tapteng Sukran J Tanjung yang berniat maju kembali di pilkada 2017 nanti. Bahkan beberapa di antaranya menyebut-nyebut nama politisi senior asal Golkar Akbar Tanjung dan Kapolri Badrodin Haiti, serta Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.‬

Editor: Mora