2 tahun lalu |29 April 2016 15:19 |2939 Pembaca

Oknum Guru di Nias Utara Tikam Wanita Selingkuhannya

Ilustrasi. Int

NIAS UTARA, SUARATAPANULI.COM – Seorang oknum guru di Kabupaten Nias Utara, YZ (48), nekad menikam perut MZ (22), wanita selingkuhannya. Peristiwa bermotif dendam asmara itu terjadi di sebuah pondok di areal perkebunan di Desa Ombolata Afulu, Kecamatan Afulu, kemarin siang. Usai menikam korban, pelaku berupaya bunuh diri dengan meminum salah satu jenis obat dalam jumlah banyak.

Informasi yang dihimpun, YZ yang merupakan warga desa setempat memang sudah lama menjalin hubungan asmara dengan korban. Namun hubungan itu tak direstui oleh keluarga korban, karena YZ sudah punya istri dan anak. Keluarga korban kemudian menikahkan MZ dengan pria lain yang sudah berstatus duda, warga Desa Ombolata Alasa, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara.

Awalnya kehidupan rumahtangga MZ dengan suaminya itu berjalan harmonis. Tapi rupanya YZ masih menyimpan rasa cinta terhadap kekasih lamanya MZ. Hubungan keduanya pun kembali bersemi secara diam-diam. Mereka makin sering berkomunikasi melalui telepon seluler.

Pada Sabtu (23/4) malam, YZ berangkat darri rumahnya dengan mengendarai sepedamotor untuk menemui MZ. Mungkin mereka sudah janjian sebeluunya. Lantas tanpa sepengetahuan suaminya, MZ bersedia pergi bersama YZ ke Kota Gunungsitoli.

Niat keduanya memang sudah tak benar lagi. Diduga mereka memenag ingin memadu kasih lama yang bersemi kembali. Bahkan keduanya dikabarkan tidak pulang ke rumah beberapa hari. Selama dalam pelariannya, mereka menginap di beberapa tempat penginapan.

Pelaku YZ kemudian membawa korban menuju sebuah gubuk di salah satu kebun di Desa Ombolata Afulu, Kecamatan Afulu. Entah kenapa, di sana mereka cekcok mulut. MZ lantas mendesak untuk diantar pulang ke rumahnya.

Rupanya dalam pertengkaran itu, emosi YZ tak terkontrol lagi. Ia kemudian gelap mata nekad menikam korban dengan sebilah pisau. Akibatnya korban MZ menderita luka berat di bagian perut, punggung, lengan dan jari tangan. Melihat korban sudah tidak berdaya, pelaku YZ kemudian mencoba bunuh diri dengan meminum salah satu jenis obat dalam jumlah banyak.

Warga yang mengetahui kejadian itu, bersama petugas dari Polsek Lahewa terjun ke lokasi memberikan pertolongan dengan membawa keduanya ke Puskesmas Lahewa. Mengingat luka yang diderita korban MZ cukup parah, ia dirujuk ke RSUD Gunungsitoli, sedangkan pelaku masih dirawat di Puskesmas Lahewa.

Kapolres Nias melalui Ps Paur Humas Aiptu Osiduhugo Daeli membenarkan kejadian tersebut, Jumat (29/4). Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku YZ ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Pak Guru bejat itu diancam Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Editor: Mora