2 tahun lalu |29 April 2016 16:08 |980 Pembaca

Kentungan Program Kerja 100 Hari Walikota Gunungsitoli

Foto: Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua saat memukul kentungan pencanangan program kerja 100 harinya, Jumat (29/4). AL/ST

GUNUNGSITOLI, SUARATAPANULI.COM -Pencanangan Program Kerja 100 Hari Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli yang baru dilantik Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli ditandai dengan pemukulan kentungan khas daerah setempat, Jumat (29/4).

Pencanangan itu diawali dengan kegiatan Jumat bersih dan gotongroyong yang sudah ditetapkan sebagai agenda rutin. Bunyi kentungan itu adalah bentuk seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut mensukseskannya.

“Karena untuk membangun Gunungsitoli yang lebih baik membutuh dukungan dari segenap elemen, baik masyarakat, jajaran pemerintahan daerah, instansi vertikal, pun pemerintah provinsi dan pusat,” pesan Walikota Lakhomizaro Zebua dalam upacara pencanangan di Halaman Kantornya, Jalan Pancasila, Desa Mudik.

Program kerja 100 hari itu difokuskan pada pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, penataan ruang, ketentraman dan ketertiban umum. Serta bidang perlindungan masyarakat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, penataan pariwisata, pemuda dan olahraga, pertanian, perdagangan dan perhubungan.

Diakuinya, Pemko Gunungsitoli saat ini masih mengalami sejumlah keterbatasan, termasuk kekurangan di bidang sumber daya manusia. Lalu, kondisi sarana dan prasarana yang kurang memadai. Itu menjadi tantangan untuk mewujudkan Kota Gunungsitoli yang maju, nyaman dan berdaya saing.

“Program itu tentu bukan hal yang mudah. Pasti akan banyak tantangan yang akan kita hadapi. Oleh sebab itu, kami mengajak kita semua, baik pemerintah, lembaga swasta dan masyarakat untuk bergandeng tangan mewujudkan program pembangunan yang telah kita tetapkan,” tambah Walikota.

Editor: Mora