2 tahun lalu |29 April 2016 19:32 |749 Pembaca

Perdana, Winsit Tapteng Juara Harapan III Lomba KIM Sumut

Foto: Tim Winsit Tapteng saat tampil di Lomba KIM di Medan, kemarin. Ist/ST

MEDAN, SUARATAPANULI.COM – Kelompok Warga Sadar Informasi (Winsit) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) meraih juara harapan III di lomba Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Provinsi Sumut. Prestasi itu cukup membanggakan di penampilan perdana. Lomba menyambut Hari Jadi Pemprov Sumut ke-68 tahun itu digelar di Auditorium RRI Medan, Rabu (27/4).

KIM Winsit sendiri merupakan binaan Dishubinfokom Tapteng. “Tim KIM kita tampil di urutan kelima. Hasilnya cukup bagus untuk yang perdana. Informasi yang disampaikan oleh KIM kita sangat jelas dan tegas. Winsit Tapteng dapat juara harapan III dari 16 peserta yang bertanding,” ujar Kabid Kominfo Sony Juanda Nasution didampingi stafnya Frenny Panggabean, Veralia Parapat, dan Sigit Setiadi.

KIM Winsit Tapteng tampil dengan sinopsis berjudul ‘Emutan Permen Susi Membuat Nelayan Tradisional Bergairah Kembali‘. Yakni membahas tentang Permen KP RI Nomor 02 Tahun 2015 tentang pelarangan pukat trawl dan hela di laut Indonesia. Digambarkan ada sebuah kerinduan para nelayan kecil yang kehidupannya semakin terpuruk akibat bebasnya kapal-kapal besar berpukat trawl dan hela. Tapi dengan terbitnya Permen itu, maka nelayan tradisional kembali bergairah.

Sony dan tim pendamping mengaku puas dengan capaian di penampilan perdana itu. Ia berharap ke depan KIM Tapteng bisa berbuat lebih maksimal. “Ini menjadi motivasi bagi kami agar di tahun berikutnya bisa menjadi juara I,” tandas Sony.

Sementara itu, penulis cerita sekaligus sutradara KIM Wansit, Jason Gultom, juga mengaku puas dengan hasil kerja timnya. “Kalau kami lihat, tim lawan sudah merupakan anak-anak sanggar seni, sementara kami bukan anak sanggar. Apalagi waktu persiapan kami sangat singkat. Namun setelah melihat pertujukan dari ke-16 tim kabupaten/kota yang ikut bertanding, saya yakin tahun depan kita bisa menjadi juara, asalkan didukung dengan dana dan pelengkapan yang memadai,” tegas Jason.

Ditambahkan Jason, peraih juara I lomba tersebut dari Kota Tebing Tinggi. Dimana menurut pengakuan para pemainnya, mereka sudah membentuk sanggar seni dan mendapat anggaran tiap tahunnya. Ditambah lagi fasilitas disediakan oleh pemerintah daerahnya. Makanya mereka bisa dua kali menjadi juara I.

“Kita berharap Pemkab Tapteng memberikan perhatian terhadap KIM Winsit ini, karena manfaatnya sangatlah baik. Jika kami masih dipercayakan tahun depan, kami yakin bisa meraih juara,” tandas Jason bersama teman-temannya para pemeran Juniwan Npt, Damai Mendrofa, Aris Barasa dan Khottob Nasution. (rel)

Editor: Mora