1 tahun lalu |2 Mei 2016 15:57 |1097 Pembaca

Penerimaan Polri Anti Suap!

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Kapolres Tapanuli Tengah (Tapteng) AKBP Bony JS Sirait memimpin upacara penandatanganan Pakta Integritas Anti Suap Penerimaan Polri di Halaman Mapolres setempat, Senin (2/5). Pakta integritas itu demi menghasilkan anggota Polri baru yang berkualitas dalam seleksi penerimaan tahun 2016.

Ratusan Calon Siswa (Casis) Polri yang menjatuhkan lamarannya ke Akademi Kepolisian (Akpol), Brigadir dan Tamtama, serta para orangtuanya hadir di upacara tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan, pakta integritas merupakan bentuk komitmen antara Polri, calon siswa dan orangtuanya, guna mewujudkan sistim seleksi penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

“Proses penerimaan calon siswa Polri harus bersih dan bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Maka itu, seluruh calon siswa, orangtua dan panitia pelaksana jangan coba-coba berupaya menghalalkan segala cara,” ungkapnya.

Saat ini, sambung Kapolres, Polri sudah mengubah paradigma. Diharapkan proses seleksi penerimaan calon siswa Polri berlangsung sesuai komitmen tersebut. Jika terbukti ada yang melakukan penyuapan, maka si penyuap dan penerima suap akan ditindak tegas. “Calon siswa akan dicoret dan panitia yang menerima suap akan ditindak tegas,” ujarnya.

Kapolres kemudian mengingatkan, semua calon siswa maupun orangtuanya jangan mudah terpengaruh bila ada oknum yang menjanjikan bisa membantu meluluskan. Sebab itu tidak benar. Penentu kelulusan itu bukan karena uang. Melainkan kemampuan calon siswa melewati seluruh proses seleksi penerimaan.

“Makanya penandatanganan pakta integritas ini sangat penting demi menghasilkan anggota Polri yang, berkualitas dan bebas KKN,” pungkasnya.

Pada hari yang sama kegiatan serupa juga digelar di halaman  Mapolres Sibolga. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Didi Wahyudi, dan dihadiri ratusan calon siswa bersama orangtuanya, serta pihak panitia dan unsur pengawas.

Editor: Mora