1 tahun lalu |2 Mei 2016 17:49 |2139 Pembaca

Oknum Satpam dan Warga Berkomplot Curi Kabel Tembaga PLTU Labuan Angin

Foto: Kedua pelaku pencurian kabel listrik di PLTU Labuan Angin, Tapteng berserta barang bukti yang diamankan Lanal Sibolga, Senin (2/5). Harmen/ST

TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Dua pencuri kabel listrik tembaga milik rekanan PLTU Labuan Angin di Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah (Tapteng) dibekuk petugas patroli Lanal Sibolga, Senin (2/5) dini hari. Salah satunya MM (34) yang merupakan oknum petugas satpam di perusahaan listrik negara itu.

Dari tangan para pelaku diamankan barang bukti berupa gulungan 37 kg kabel listrik berbahan tembaga, tang pemotong kabel, perahu pengangkut dan beberapa buah paku.

Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) I Gusti Ngurah Sedana melalui Danpomal Kapten Laut (P) Sulaiman Nasution menjelaskan, saat itu personel dibawah pimpinan Serma Pom R Banjarnor berpatroli. Mereka kemudian memergoki dan meringkus salah satu pelaku berinisial HS (32), buruh, warga Desa Mungkur, Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli.

HS lantas diamankan dan diinterogasi. Rupanya HS ‘berkicau’, menyatakan keterlibatan oknum satpam MM yang juga masih warga sedesa HS. Petugas kemudian membekuk MM.

“Oknum MM ini yang memberi informasi kapan waktu yang tepat bagi para pelaku lainnya untuk masuk dan beraksi, yang pasti saat dirinya piket tugas. Jadi mereka bekerjasama,” papar Kapten Sulaiman saat konferensi pers, Senin (2/5) petang di Mako Lanal setempat.

Kedua pelaku mengakui, mereka sudah keempat kalinya beraksi. Pertama pada Minggu (21/2) malam lalu, kedua pada Sabtu (12/3) malam, ketiga pada Rabu (6/4) malam, terakhir yang keempat dini hari tadi sekaligus menuai apesnya. “Ada sekitar 17 gulungan semua. Kami jual semua, dapatnya sekitar Rp20 juta. Uangnya kami pakai bertiga untuk foya-foya,” aku HS kepada petugas.

Selain kemudian meringkus MM, petugas juga tengah memburu AS, warga desa serupa, juga dikenal sebagai pengurus SBSI kecamatan setempat, yang diakui kedua temannya itu ikut terlibat dalam aksi pencurian.

“Kedua pelaku dan barang bukti akan kami serahkan ke Polres Tapteng untuk diproses lebih lanjut. Sementara seorang lagi terduga pelaku masih dikejar,” pungkas Kapten Sulaiman.

Sementara pihak rekanan PT Sewatama sebelumnya memang sudah mengeluhkan soal material proyeknya yang hilang, seperti 32 item bushbar, kabel, dan barang lainnya.

Editor: Raymon