2 tahun lalu |24 Maret 2016 02:47 |1639 Pembaca

Kasus Korupsi PDAM Mual Natio P21

TAPUT,  SUARATAPANULI..COM – Berkas perkara dugaan kasus korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mual Natio telah dilimpahkan Polres Taput ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarutung. Tiga orang tersangka dan barang bukti turut diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk segera disidangkan.

Kapolres Taput AKBP Dudus Harley Davidson melalui Kasubag HUMAS Aiptu Walpon Baringbing mengatakan serah terima tersangka dan barang bukti dilakukan di kejaksaan setelah seluruh berkas dinyatakan oleh jaksa P21 atau berkas perkara sudah lengkap.

Penyerahan tersangka dan barang bukti dibuat dalam tiga berkas surat. Pertama atas nama Mengingat Simanjuntak dengan nomor k/166/III/2016/Reskrim pada 22 Maret 2016, kedua atas nama Mora Tonggor Hutagalung dengan nomor K/167/III/2016/Reskrim, kemudiaan Nomor : K/168/III/2016/Reskrim atas nama tersangka MLT.

“Ketiga tersangka saat ini menjadi wewenang Kejaksaan Negeri Tarutung,” ujar Baringbing, di Kantor Polres.

Terpisah Kejari Taput  Hotma Tambunan SH, M.Hum melalui Kasintel Simon saat dikomfirmasi, Rabu (23/3) melalui  selulernya kepada media membenarkan pihak kejaksaan sudah menerima berkas dari Polres Taput dugaan kasus korupsi Direktur PDAM Mual Natio, yang Namora Tonggor Hutagalung sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Mangandar Simanjuntak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan MLT (Rekanan), selanjutnya dalam dua puluh hari ke depan akan disidangkan.

 “Benar, sidang dalam waktu dekat bagi ketiga tersangka yang merugikan negara Rp 490.000.000 (empat ratus sembilan puluh juta rupiah) dari Kantor PDAM. Tersangka kini sudah kita tahan,” terang Simon.

Editor: Mora