1 tahun lalu |2 Mei 2016 22:14 |1342 Pembaca

Pakta Integritas, ‘Kontrak Suci’ Masuk Polisi

Foto: Penekenan Pakta Integritas penerimaan Polri bebas KKN, di Mapolres Taput, Senin (2/5). Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – “Pakta integritas ini adalah kontrak modal kita bersama yang berisikan ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) dalam proses seleksi masuk menjadi anggota Polri”.

Demikian disampaikan Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus HD saat Apel Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Taruna/Taruni Akpol, Brigadir Umum, Brigadir Khusus dan Tamtama Polri Tahun Ajaran 2016, di Mapolres setempat, Senin (2/5).

Yang menandatanganinya yakni para orangtua calon siswa, calon siswa, pengawas internal, pengawas eksternal dari ALTRA, serta Kapolres. Disaksikan oleh Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, perwakilan Kajari Taput, Pemkab Taput, dan Kodim 0210 TU.

“‪Pakta integritas yang telah kita ucapkan dan tandatangani ini merupakan komitmen dan janji kita bersama kepada Tuhan YME. Oleh karena itu mari kita hormati dan patuhi guna mewujudkan prinsip seleksi penerimaan yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis,” lanjut AKBP Dudus.‬

‪Kapolres pun menghimbau agar berhati-hati dan jangan percaya terhadap janji-janji, maupun bujuk rayu dari oknum anggota polisi, orang-orang yang mengaku pejabat, maupun warga masyarakat yang menawarkan jasa dapat membantu para peserta seleksi.

“Saya berharap semuanya nanti lulus tahapan berikutnya secara jujur. Dan dari Taput muncul yang terbaik,” tutup AKBP Dudus.

Di ‪kesempatan itu, Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak berharap seluruh peserta seleksi berpegang teguh pada cita-cita leluhur bangsa terutama tokoh-tokoh kepolisian dalam menegakkan hukum di Indonesia.‬

Dari Taput sendiri ada sebanyak 193 pendaftar. Terdiri dari Akpol 14 orang, Brigadir Penyidik 14 orang, Brigadir Umum 157, dan Tamtama 17 orang.

Editor: Mora