1 tahun lalu |3 Mei 2016 10:44 |2071 Pembaca

Mahasiswa Penggorok Dosen UMSU Itu Dikenal Sosok Pendiam

Foto: Suasana di kediaman Roymardo Sah Siregar, di Kota Padangsidimpuan, Sumut, Senin (2/5) malam. DD/ST

PADANGSIDIMPUAN, SUARATAPANULI.COM – Di tempat asalnya, Kota Padangsidimpuan, Roymardo Sah Siregar dikenal sebagai sosok anak yang pendiam dan baik. Tak disangka, Roy tega menggorok dosennya di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, Dra Hj Nurhaimi Lubis.

Pihak keluarga Roy dan warga sekitar rumahnya di Jalan Merdeka, Gang Madrasah, Lingkungan II, Kelurahan Kayu Ombun, seperti tidak percaya Roy berbuat sekeji itu.

Keluarganya juga mengaku hingga Senin (2/5) malam mereka belum mendapat informasi resmi dari pihak kepolisian atas kasus pembunuhan itu. Karena itu mereka belum mau memberikan pernyataan resmi. “Kami belum dapat informasi dari pihak kepolisian,” kata salah satu keluarga dekat Roy saat hendak diwawancara wartawan.

Foto: Suasana di kediaman Roymardo Sah Siregar, di Kota Padangsidimpuan, Sumut, Senin (2/5) malam. DD/ST Foto: Suasana di kediaman Roymardo Sah Siregar, di Kota Padangsidimpuan, Sumut, Senin (2/5) malam. DD/ST

Abang tertua Roy, Fajar Siregar menampik bahwa Roy tega membunuh ibu dosennya sendiri. Sebab Roy dikenal pendiam dan baik, serta aktif di organisasi kampus. Namun saat hendak diwawancara sejumlah awak media, Fajar meminta agar menunggu pihaknya mendapat informasi kebenaran atas tuduhan kasus pembunuhan itu terlebih dulu.

“Tunggu ada informasi yang resmi dulu dari polisi. Kalau benar, kami akan melakukan upaya hukum untuk mencari kebenaran atas kasus pembunuhan tersebut,” kata Fajar.

Sementara Kepala Lingkungan setempat, Muhammad Yamin Siregar pun mengakui Roy sebagai sosok anak yang baik. Warga sekitar juga menyebutkan, Roy jarang bermain keluar rumah dan lebih sering belajar di rumah, apalagi sejak ayahnya sakit. “Dia taat beribadah, pendiam, dan anak rumahan,” kata Kepala Lingkungan diamini warganya.

Diduga Cekcok karena Skripsi

Tepat pada peringatan Hari Pendidikan 2 Mei 2016, Kampus UMSU Medan geger. Roymardo Sah Siregar (24), mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), menggorok leher dosennya sendiri, Dra Hj Nurain Lubis (64) hingga tewas.

Foto: Dosen Dra Hj Nurain Lubis (kiri), dan pelaku (kanan). Istimewa/Int Foto: Dosen Dra Hj Nurain Lubis (kiri), dan pelaku (kanan). Istimewa/Int

Peristiwa itu terjadi di dalam kamar mandi di Gedung B kampus yang terletak di Jalan Mukhtar Basri, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Senin (2/5) sore.

Saat itu korban ke kamar mandi. Sebelumnya Roy dan dosennya itu berdebat soal skripsi. Korban yang dikenal sebagai sosok dosen yang tegas itu terkapar dan sempat dilarikan ke rumahsakit terdekat, namun nyawanya tak terselamatkan lagi. Sementara pelaku pun sempat kabur dan bersembunyi di kamar mandi kampus, sebelum akhirnya berhasil dibekuk petugas.

Kapolres Medan Kombes Marsdiaz Kusin Dwihananto menyebutkan pelaku menghabisi korban dengan melukai leher dan tangan korban menggunakan sebilah pisau. Terkait motif pastinya masih didalami penyidik.

Editor: Mora