1 tahun lalu |4 Mei 2016 12:13 |1010 Pembaca

6 Hasil Rakor DPD-Kada Soal Krisis Listrik Pulau Nias

Foto: Rakor antara DPD RI dengan para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias, di Aula Kantor Bupati Nias, Desa Ononamolo I Lot, Kota Gunungsitoli, kemarin. AL/ST

GUNUNGSITOLI, SUARATAPANULI.COM – Rapat Koordinasi antara Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba dengan para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias digelar di Aula Kantor Bupati Nias, Desa Ononamolo I Lot, Kota Gunungsitoli, Selasa (3/5). Ada 6 kesimpulan yang dicapai.

Diantaranya, seluruh kepala daerah di kepulauan itu sepakat membuat surat untuk mengundang Presiden Jokowi. Dipastikan bahwa pada tanggal 12 Mei 2016 tidak terjadi pemadaman listrik di Kepulauan Nias. Sepakat mengusulkan kepada pemerintah melalui Kementerian ESDM RI untuk menambah energi listrik di Pulau Nias sebesar 150 MW.

Kemudian, sepakat agar tagihan PLN atas tunggakan masyarakat dibayarkan secara diangsur. Khusus di Kepulauan Nias, agar PLN memberikan kemudahan prosedur investasi energi listrik. Dan, American Power Rental (APR), perusahaan penyedia jasa sewa PLTD asal Amerika Serikat, tidak boleh meninggalkan Kepulauan Nias sebelum energi listrik normal.

Hadir, Bupati Nias Sokhiatulo Laoli, Bupati Nias Selatan Hilarius Duha, Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua, Wakil Bupati Nias Utara Haogosokhi Hulu, Wakil Bupati Nias Barat Khinoki Waruwu, Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua, dan Kasdim 0213/Nias.

Pada kesempatan itu, Parlindungan Purba mengungkapkan bahwa dia telah mengusulkan agar daya listrik di Pulau Nias ditambah menjadi 100 MW. Dia juga akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Gubernur se-Sumatera guna membahas masalah yang sama.

“Dalam rapat koordinasi itu nanti masalah kelistrikan Pulau Nias akan dikupas habis,” ujar Parlindungan seraya menyampaikan kekecewaannya atas absennya Direktur PT PLN di rapat koordinasi di Gunungsitoli tersebut.

Bupati Nias Sokhiatulo Laoli menyampaikan sebelumnya sudah digelar pertemuan dengan Komite II DPD RI membahas masalah krisis listrik ini pada 1 Maret lalu di Jakarta. Namun hingga kini masalah kelistrikan itu belum teratasi. Bupati pun melaporkan langsung bagaimana penderitaan masyarakat Nias akibat krisis tersebut.

“Kami berharap ada tindakan nyata dari PT PLN untuk dapat memenuhi permintaan memenuhi daya listrik di Kepulauan Nias sebesar 150 MW,” ujarnya.

Editor: Mora