1 tahun lalu |7 Mei 2016 16:56 |1000 Pembaca

Anggota DPR Dukung Pengusutan Dana KUBE Sibolga

Foto: Anggota DPR RI Iskan Qolba Lubis

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis mendukung pengungkapan dugaan penyimpangan bantuan dana Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kota Sibolga. Jika cukup bukti, laporkan ke pihak berwajib.

“Jika itu benar terjadi, itu sudah masuk ke ranah hukum, sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian,” tegas Iskan Qolba kepada suaratapanuli.com di sela kunjungan resesnya di Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Jumat (6/5).

Anggota Komisi VIII ini juga siap membantu pihak-pihak yang ingin mengusut tuntas kasus bantuan dari Kementerian Sosial RI untuk usaha rakyat kecil itu. Menurutnya tidak sewajarnya pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penyaluran dana itu memotong hak yang seharusnya diterima kelompok penerima.

“Bagi kelompok yang merasa dirugikan, sebaiknya melaporkan hal itu ke pihak kepolisian, atau bisa juga ke DPD PKS di Kota Sibolga,” timpalnya.

Iskan Qolba juga meminta seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, agar bersama-sama mengawasi penyaluran dana tersebut, sehingga bisa meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam penyalurannya. “Jika penyimpangan itu terjadi, bisa saja kasus ini menjadi perhatian tersendiri bagi Kementrian Sosial maupun partai politik yang ada Komisi VIII DPR RI,” pungkasnya.

Diungkap Bara JP Bersama LSM

Sebelumnya, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) pun mendapat dukungan dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam pengungkapan dugaan penyimpangan dana bantuan KUBE di Kota Sibolga. Mereka sepakat ‘keroyokan’ membongkar kasus itu hingga ke akar-akarnya.

Koordinator Bara JP Sibolga Eddy Suriyanto mengungkapkan, dana KUBE Sibolga sarat masalah dari tahun ke tahun. Tapi pihak penegak hukum belum pernah mengungkapnya. Karena itu Bara JP akan melayangkan laporan pengaduan ke pihak berwajib.

Informasi yang dirangkum, dana KUBe adalah bantuan stimulan dari pemerintah untuk menumbuhkan usaha kecil masyarakat. Besarannya Rp20 juta per kelompok yang beranggotakan 10 orang. Ada puluhan KUBE di Sibolga yang menerima bantuan ini. Sedangkan modus penyimpangannya disinyalir berbentuk penyunatan dana dari yang semestinya diterima oleh anggota kelompok.

Disinyalir juga oknum-oknum yang bermain mulai dari pegawai terkait di dinas sosial, pengurus inti kelompok, unsur di tingkat kelurahan, hingga oknum tertentu yang disebut-sebut sebagai ‘pengurus’ dalam melobi dana tersebut.

Editor: Mora