2 tahun lalu |24 Maret 2016 05:58 |2009 Pembaca

Bernostalgia ‘Sibolga Tempo Dulu’ di Stand Kecamatan Sibolga Selatan

Foto: Pengunjung memperhatikan foto-foto dokumentasi "Sibolga Tempo Doeloe" di Stand Kecamatan Sibolga Selatan, Kamis (24/3). Mora/SuaraTapanuli.Com

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM- Stand Kecamatan Sibolga Selatan tampil beda dari peserta lainnya di Pameran Pembangunan Sibolga Expo 2016 Hari Jadi ke-316. Di dinding bilik berukuran sekira 3 x 4 meter itu terpampang puluhan foto bersejarah kondisi dan situasi Kota Sibolga jaman dulu.

Menyambanginya seakan kita terbawa nostalgia bagaimana Sibolga pada masa lalu, antara akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19. “Kami memang sengaja menampilkan foto-foto dokumentasi Sibolga tempo dulu, untuk mengingat sejarah. Kita tidak bisa melupakan sejarah,” kata petugas penjaga stand, Kamis (24/3), kepada awak SuaraTapanuli.Com.

image

Foto: Para pelajar melihat-lihat foto-foto dokumentasi “Sibolga Tempo Doeloe” di Stand Kecamatan Sibolga Selatan, Kamis (24/3). Mora/SuaraTapanuli.Com

Katanya, foto-foto itu adalah koleksi dari Sahat Simatupang yang juga Camat Sibolga Selatan. “Foto-foto ini koleksi orangtua beliau. Saya sendiri awalnya tidak begitu tertarik, tapi setelah kita perhatikan lebih lama, ternyata banyak makna yang bisa kita petik dengan melihat foto-foto ini. Kita bandingkan dengan kondisi saat ini, jauh berbeda dan banyak sekali perkembangan,” kata petugas stand itu.

Pameran foto-foto dokumentasi sejarah tersebut cukup menarik perhatian para pengunjung, baik dari kalanggan pelajar dan masyarakat umum. Beberapa pengunjung yang penasaran terlihat mengamati serius tiap bingkai yang pampangkan. “Ini Tangga Seratus jaman dulu. Yang satu ini Pelabuhan Lama dulu. Begitu rupanya ya, sudah jauh berbeda dengan yang sekarang,” ucap Nurhati, pelajar SMA, yang berkunjung bersama beberapa temannya.

Foto-foto yang dipamerkan di antaranya ada ‘Kantor Gntzel dan Schumacher Trading Company di tahun 1919’, ‘Batu lubang 1900-1930’, ‘Simpang Voorstraat di Sibolga 1900-1932 Heerenweg’, ‘Jembatan Aek Raisan pada tahun 1905’, ‘Gedung Nasional’ tempo dulu bersama para tokoh Sibolga.

image

Foto: Salah satu foto dokumentasi ‘Tangga Seratus’ tempo dulu yang dipamerkan di Stand Kecamatan Sibolga Selatan, Kamis (24/3). Mora/SuaraTapanuli.Com

Ada lagi ‘Jalan Raya di Sibolga di tahun 1908’, dokumentasi puing sisa peristiwa kebakaran di Sibolga pada tahun 1890-1920, ‘Pasar Sayur di Sibolga 1917’,
‘Havenloods te Sibolga 1900-tahun 1932’.

Juga ada keadaan gedung ‘Kantor Perusahaan Perdagangan Padang di Sibolga pada Januari 1918’,
‘Pantai Tapanuli 1919’, ‘Rumah H Ch Gooszen, Resident Of Tapanuli 1927’, ‘Poncan di tahun 1919’, ‘Panorama alam kota Sibolga pada 1917’, ‘Rumah Tuan De Veer dan Lammerse pada 1919’, ‘Benteng Katapang’ dulu, ‘Pelabuhan Lama Sibolga 1910-1920′, Tangga 100 pada awal abad ke-19’, hingga foto ‘Gerbang Selamat Datang Kampung Cina Sibolga pada tahun 1920’.

Editor: Mora