1 tahun lalu |11 Mei 2016 16:52 |905 Pembaca

Legalisasi LABDN Tapteng Diakui

Foto: (dari kiri) Donal Hasibuan, Maruli Firman Lubis, Ronal Marbun dan Hasoloan Hutagalung. Fredes/ST
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Lembaga Adat Batak Dalihan Natolu (LABDN) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) resmi diakui oleh pemerintah sesuai hasil verifikasi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) daerah setempat. Tim peneliti dan verifikasi dari instansi itu datang ke kantor lembaga di Jalan Raja Junjungan Lubis No.17 Pandan, Rabu (11/5).
Kedatangan tim yang dipimpin langsung oleh Kaban Kesbangpolinmas Jontriman Sitinjak, diterima oleh Ketua Umum LABDN Tapteng Maruli Firman Lubis, Sekretaris Leo Juniarto Sinaga, dan Anggota Bidang Pemuda dan Olahraga Donal Hasibuan.

Tim memeriksa keberadaan sekretariat serta perlengkapannya. Hasilnya, LABDN Tapteng dinyatakan memenuhi syarat. Surat keterangan terdaftar (SKT)-nya segera diterbitkan. “LABDN Tapteng telah memenuhi syarat untuk terdaftar di pemerintah. Dalam minggu ini kami akan serahkan SKT-nya,” ungkap anggota tim peneliti lapangan Hasoloan Hutagalung.

Sementara Ketua Maruli Firman Lubis mengaku gembira atas pengakuan legalitas itu. Firman menghimbau agar warga Batak di Tapteng bergandengan tangan untuk memajukan dan mengembangkan lembaga ini. “Tujuan lembaga ini untuk menggali, mengembangkan dan melestarikan adat istiadat dan seni budaya Batak, khususnya di Tapteng,” kata Firman.

Ke depan, pengurus kabupaten akan turun ke kecamatan untuk membentuk cabang, sesuai dengan tujuan dan program lembaga untuk membentuk Desa Nawalu di Tapteng. Diharapkan para tokoh adat Batak yang ada di setiap kecamatan dapat berpartisipasi pemikiran demi kemajuan lembaga. “Sesuai dengan motto lembaga ‘On Nama Tingkina Marsada Hita Bangso Batak’,” ujar Firman.

Mantan Komisioner KPUD Tapteng itu menjelaskan, lembaga ini bukan organisasi politik, melainkan organisasi sosial kemasyarakatan. LABDN Tapteng sebelumnya resmi berdiri dan dikukuhkan oleh Bupati Sukran Jamilan Tanjung, disaksikan jajaran Forpimda, di GOR Pandan, 30 November tahun lalu. Anggotanya sebanyak 142 orang yang mewakili 73 marga yang ada di Tapteng.

Editor: Mora