1 tahun lalu |11 Mei 2016 18:50 |841 Pembaca

Pemko Sibolga Bayar Tunggakan, Rusunawa Bakal Terang

Foto: Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk saat meninjau rusunawa, Rabu (11/5). Ist/ST

SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM – Pemko Sibolga telah membayar tunggakan sebesar Rp100 juta kepada PT PLN untuk pemasangan instalasi listrik di Rusunawa Jolong Basusuk. Karena itu rumah sewa untuk masyarakat ekonomi lemah itu bakal terang, setelah sekitar 6 bulan sebelumnya tak dialiri listrik.

Kabar gembira itu disampaikan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk saat mengunjungi kawasan yang berada di Jalan Merpati, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan itu, Rabu (11/5).

Sebelum listrik masuk, setiap pintu rumah akan dipasangi token listrik masing-masing berdaya 900 watt. “Dengan begitu (pakai token) setiap warga penghuni dapat membeli token listrik sesuai kebutuhannya, tidak lagi harus ditagih iuran oleh pihak UPT Rusunawa sebagai pengelola seperti selama ini,” ujar Syarfi.

Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu membenarkan pihaknya telah membayarkan tunggakan tagihan listrik itu. Dananya melalui alokasi APBD Kota Sibolga TA 2016. “Beberapa waktu lalu petugas PLN sudah survei rusunawa untuk penggantian meteran listrik menjadi sistim token yang diisi ulang sendiri oleh penghuni,” kata Marwan.

PT PLN juga sudah menyatakan setuju mengganti meteran listrik yang sebelumnya berdaya 1300 watt menjadi token listrik 900 watt. Dengan begitu warga penghuni tidak lagi terbebani dengan abodemen daya listrik yang lebih besar. “900 watt itu sudah cukup untuk masing-masing penghuni,” tutur Marwan.

Sistim Sanitasi Ditata Ulang

Marwan menambahkan, pihaknya juga akan membenahi sistim sanitasi pembuangan air yang macet akibat pendangkalan sedimen pasir, sampah dan kotoran lainnya. “Saluran airnya akan ditata ulang, sehingga warga penghuni rusunawa merasa nyaman. Dananya sudah dianggarkan di APBD tahun ini,” pungkasnya.

Turut dalam peninjauan itu, Pl Camat Sibolga Sambas Abdul Gani Hutagalung, Pl Camat Sibolga Selatan Haslan Efendi, Lurah Aek Manis Ahmad Yani Nasution, dan Kepala UPT Rusunawa AK Sihite.

Editor: Mora