1 tahun lalu |15 Mei 2016 13:26 |1473 Pembaca

Ribuan Missionaris Cilik Ibadah di Tarutung, Dapat Piagam MURI

Foto: Ribuan anak-anak sekolah minggu yang berkumpul dan beribadah di Stadion Tarutung, Taput, Minggu (15/5). Buea/ST
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Sepuluh ribuan Anak-anak Sekolah Minggu dari berbagai daerah memadati Stadion Mini Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Minggu (15/5). Mereka berkumpul dan beribadah di Kota Wisata Rohani tersebut dengan satu niat menjadi Misionaris Cilik HKBP.‬
Anak-anak ini datang dari berbagai daerah Indonesia, seperti Jambi, Banten, Riau, Batam, Sibolga, Tapteng dan Humbahas. Mereka berkumpul bersatu mengikuti Ibadah Raya Bulan Zending Pengkabaran Injil HKBP 2016 yang bertajuk ‘Pegelaran Anak Bersending Sejak Dini’ dengan ikrar menjadi missionaris.‬
Fadli Sianturi (10), warga HKBP dari Paranginan Humbahas mengatakan, acara ini sangat disukainya karena bisa berkumpul dengan anak-anak dari daerah lain. “Kami berangkat jam 7 pagi dari kampung, untuk beribadah menjadi missionaris cilik di sini. Aku pikir hanya dari gereja kami, ternyata banyak sekali, entah dari mana berdatangan. Senang pokoknya,” jelas Fadli sambil tersenyum.‬
Senada diungkapkan oleh Lestari Sibarani (12), jemaat HKBP dari Jambi. Lestari yang bercita-cita menjadi pendeta itu menuturkan kegiatan ini sangat bagus dilakukan setiap tahun. “Agar anak-anak Kristen selalu diingatkan untuk berbuat kebaikan,” ucapnya.
Foto: Ribuan anak-anak sekolah minggu yang berkumpul dan beribadah di Stadion Tarutung, Taput, meraih piagam MURI, Minggu (15/5). Buea/ST Foto: Ribuan anak-anak sekolah minggu yang berkumpul dan beribadah di Stadion Tarutung, Taput, meraih piagam MURI, Minggu (15/5). Buea/ST
Selain ibadah, kegiatan ini juga menampilkan tarian musikal yang diikuti seluruh anak-anak yang hadir. Dengan menyanyi sembari menari, anak-anak mengatakan kalau mereka akan selalu membaca Alkitab setiap hari dan menceritakan firman Tuhan kepada siapa saja.‬
Kegiatan yang baru pertama kalinya dihelat oleh HKBP ini mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Andry dari MURI mengatakan, sertifikat diberikan kepada HKBP dalam bentuk “Penghargaan Beribadah Bersama Anak Terbanyak di Indonesia“.
“Kami berharap acara seperti ini dilakukan setiap tahunnya, dan kalau bisa skalanya lebih besar lagi,” imbuhnya.
Editor: Mora