1 tahun lalu |16 Mei 2016 18:12 |1457 Pembaca

Lho, Polres Taput Belum Sidik Kasus Galian C PT MIK

Foto: Alat berat milik PT MIK yang diamankan petugas Polres Taput atas kasus dugaan aktifitas Galian C ilegal. Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – ‪Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap kasus Galian C di Batu Harang, Kecamatan Pagaran, Tapanuli Utara (Taput) rupanya belum dikirimkan pihak Polres ke Jaksa Penuntut Umum kepada (JPU).

Padahal polisi sudah mengamankan tiga unit alat berat milik PT Marlian Indah Karya (MIK), dan sudah meminta izin penyitaan dari PN Tarutung. Penyidik juga telah memeriksa 5 pekerja yang turut diamankan pada saat pengerebekan beberapa waktu lalu.‬

Kapolres Taput AKBP Dudus HD melalui Kasubag Humas Polres Aiptu Walpon Baringbing membenarkan bahwa kasus galian C di Register 46 itu belum dikeluarkan SPDP-nya. Alasannya karena penyidik belum memeriksa Direktur PT MIK Parlin Sihombing yang diduga melakukan penambangan ilegal jenis batu.‬

Dijelaskannya, Parlin Sihombing mangkir dari panggilan polisi. Penyidik sudah 2 kali melayangkan surat panggilan kepada pengusaha asal Serang Banten itu. Tapi dia tidak pernah hadir.‬

“Secepatnya kami akan melayangkan surat panggilan ketiga. Bila surat ketiga ini tidak diindahkan juga, kami panggil secara paksa,” tegas Baringbing, Senin (16/5).

‬Diuraikannya, selain telah memeriksa pekerja PT MIK, penyidik juga telah mengambil keterangan dari Kadis Kehutanan Benhur Simamora dan Kadis Pertambangan dan Energi Polmudi Sagala. Hasilnya disimpulkan bahwa PT MIK tidak memiliki izin Galian C di Taput.
Editor: Mora