1 tahun lalu |17 Mei 2016 00:22 |1445 Pembaca

‪Banjir Rendam 5 Desa di Purba Tua Taput

Foto: Rumah warga yang direndam banjir. Ist/ST
TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Curah hujan yang tinggi di Tapanuli Utara, mengakibatkan banjir dan longsor di berbagai lokasi. Di Kecamatan Purba Tua ratusan rumah di 5 desa direndam banjir dan mengalami tanah longsor, Senin (16/5). Ketinggian air mencapai setengah meter.
‪Kelima desa yang terdampak banjir di wilayah Siunggas itu yakni Desa Sitolu Bahal, Desa Robean, Desa HutaNagodang, Desa Sidua Bahal dan Desa Sibulan-bulan.‬ ‪Informasi yang dihimpun dari warga setempat bermarga Sibarani, banjir mulai melanda pada Senin (16/5) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu hujan deras sejak siang hari.‬‪ Menurut warga, banjir akibat luapan Sungai Aek Puli dan Mahansan.
‪Banjir juga merendam ratusan hektar areal persawahan yang siap panen dan ladang milik warga. Ternak unggas milik warga juga banyak yang mati akibat terkurung di dalam kandang dan tidak sempat diselamatkan.‬
Foto: Areal persawahan yang terendam banjir, tanah dan pasir. Ist/ST Foto: Areal persawahan yang terendam banjir, tanah dan pasir. Ist/ST

 

‪Selain itu beberapa titik jalan menuju desa dan perkampungan juga ditutupi longsoran tanah. Listrik di daerah ini pun padam akibat kabel listrik terputus ditimpa pohon.

Di Desa Sibulan-bulan, puluhan hektar tanaman kacang dan padi terendam banjir hingga setengah meter. Saat air mulai surut, tanaman yang akan panen dua minggu lagi itu telah tertimbun pasir yang dibawa air. Banjir di kawasan itu adalah luapan Sungai Aek Bongbongan.

Foto: Warga membersihkan longsoran tanah yang menutupi jalan ke desa. Ist/ST Foto: Warga membersihkan longsoran tanah yang menutupi jalan ke desa. Ist/ST

Warga berharap pemerintah segera tanggap memberikan bantuan. Begitu pun diminta agar seluruh kegiatan eksplotasi hasil hutan di hulu sungai dihentikan.‬

Editor: Mora