1 tahun lalu |17 Mei 2016 00:34 |1147 Pembaca

Kopi dan Tomat di Sirisirisi Terancam Mati

Foto: Tanaman kopi di Sirisirisi, Doloksanggul, Humbahas yang masih terendam air, Senin (16/5). Oka/ST
HUMBAHAS, SUARATAPANULI.COM – Hujan yang mengguyur kawasan Tapanuli juga menciptakan bencana bagi petani. Di Sirisirisi, Kecamatan Doloksanggul, Humbahas puluhan hektar lahan pertanian terendam air. Tanaman tomat dan kopi layu serta berjamur karena rendaman air yang mencapai lutut orang dewasa.
“Ada 500 batang, hampir semua pohon tomat yang kami tanam sekarang rusak. Kopi juga berjamur,” ujar Edis, petani setempat, Senin (16/5).

Pangihotan, juga petani, menyebutkan sejumlah lahan kopi di sekitar kebunnya pun ikut terendam air. Akibatnya daunnya sudah mulai layu. “Daunnya menjadi kecoklatan semua. Alternatif terakhir jika pohon mati, terpaksa menggantinya,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Humbahas Happy Silitonga mengakui dampak cuaca tak bersahabat itu kepada petani, khususnya palawija. “Laporan yang kami termia memang karena curah hujan sejumlah lahan pertanian terendam air dan mengganggu pertumbuhan tanaman,” ucapnya.

Editor: Mora