1 tahun lalu |17 Mei 2016 14:17 |608 Pembaca

Sekdakab Tapteng: Tak Ada Alasan KPUD Undur Pilkada

Ilustrasi
TAPTENG, SUARATAPANULI.COM – Sekdakab Tapanuli Tengah (Tapteng) Henri Susanto Tobing menyatakan kemampuan dana daerah sudah sangat ideal. Jadi tidak ada alasan KPU untuk mengundur pilkada. Karena dananya ada ditampung, dan itu sudah sesuai dengan data yang ril.

Sedangkan terkait penandatangan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang batas akhirnya tanggal 22 Mei 2016, Sekdakab menyatakan tidak ada masalah. Karena masih ada beberapa hari lagi sebelum jatuh batasan waktu.

“Kami rasa tidak ada masalah, karena kami pun menghitung dana tersebut setelah melakukan diskusi dan juga kajian yang ril. Jadi tidak ada masalah dengan hal itu,” jawab Sekdakab ketika dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya, Selasa (17/5).

Hal itu diungkapkan Sekdakab ketika ditanya  terkait belum ditekennya NPHD untuk dana penyelenggaraan Pilkada Tapteng Februari 2017 nanti, yang mengancam mengundur jadwal pilkada. Nota itu merupakan kesepakatan antara bupati dengan KPUD.

Sebelumnya, Komisioner KPUD Tapteng Masril Rambe menyatakan, pengunduran pilkada menjadi 2018 bisa terjadi jika NPHD belum diteken selambatnya hingga 22 Mei 2016. Kesepakatan itu masih belum tercapai pada rapat koordinasi antara KPUD dengan Tim Anggaran Pemkab Tapteng, kemarin.

Dimana KPUD mengusulkan dana sebesar Rp35,5 miliar. Tapi rupanya tim anggaran eksekutif sudah menentukan anggarannya, yakni sebesar Rp20,3 milliar. Akhirnya Sekdakab selaku pimpinan rapat, meminta KPUD merevisi kembali anggaran yang diajukan itu. Mengingat kemampuan keuangan daerah dan rasionalisasi kebutuhan.

KPUD kemudian merevisi anggaran. Setelah memotong honor dan dana lainnya, diusulkan lagi menjadi sebesar Rp29,3 miliar. Namun tim anggaran eksekutif masih juga tetap bertahan pada angka Rp20,3 miliar.

Editor: Mora