1 tahun lalu |17 Mei 2016 23:11 |869 Pembaca

Ibu Ini Mengamuk ke Petugas Pertanahan Sibolga

Foto: Rosti Br Sianturi saat memarahi petugas Badan Pertanahan Sibolga yang memasang plank di atas tanah yang diklaimnya adalah miliknya. Raymon/ST
SIBOLGA, SUARATAPANULI.COM –  Kesal di tanahnya didirikan plank kepemilikan atas nama orang lain, seorang ibu rumah tangga warga Jalan Kemuning, Sibolga Ilir, Kota Sibolga mengamuk kepada petugas dari badan pertanahan pemasang plank itu, Selasa (17/5). Petugas kepolisian juga turut kena ‘semburannya’.
“Ini tanah keluarga saya, kenapa seenaknya saja memasang plank atas nama orang lain,” tegas Rosti Br Sianturi (36).

Dia balik menegaskan bahwa dirinya adalah pemilik yang sah atas tanah yang telah lama didiaminya bersama keluarga. Emosinya memuncak saat pagar seng setinggi 2 meter telah terpasang di sekeliling tanah dan rumahnya itu. Diduga pendirian pagar itu atas suruhan pihak lain yang juga mengklaim kepemilikan tanah seluas 612 meter persegi tersebut. Pagar itu kemudian dirobohkan pihak Rosti Br Sianturi.

“Pagar itu saya robohkan karena jalan masuk dan keluar rumah terganggu,” tandasnya lagi.

Suara lantang Br Sianturi itu menyita perhatian warga sekitar. Tak ayal warga berkerumun menyaksikan. Sementara petugas badan pertanahan pemasang plank itu tidak meladeni protes dari Br Sianturi itu. Usai memasang plank, petugas berlalu dari lokasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tanah itu disebut-sebut telah dijual seseorang berinisial MS, tanpa sepengetahuan pihak Boru Sianturi. Dijual kepada seseorang yang berprofesi sebagai dokter. Padahal ia dan keluarganya telah lama mendiami tanah tersebut.

Petugas kepolisian Polres Sibolga pun menjadi sasaran emosi Rosti Br Sianturi, saat hendak mengambil barang bukti pagar yang dirobohkannya. Kedatangan polisi ke lokasi kabarnya karena MS sudah melaporkan peristiwa pengerusakan tersebut.

Editor: Mora