1 tahun lalu |17 Mei 2016 23:25 |1327 Pembaca

Rambing Lumban Rihit Tergerus Arus Aek Sigeaon

Foto: Tanah tanggul rambing Lumban Rihit, Sipiholon, Taput, yang amblas akibat tergerus arus Sungai Aek Sigeaon, Selasa (17/5). Buea/ST

TAPUT, SUARATAPANULI.COM – Tingginya debit Sungai Aek Sigeaon akibat hujan deras yang mengguyur kemarin menggerus tanggul beton jembatan gantung atau rambing di Desa Lumban Rihit, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, tepatnya di depan Kantor Departemen Agama (Depag) Tarutung.

Warga sekitar, Panji Hutauruk, mengatakan dampaknya tanah di sisi dalam tanggul amblas. Peristiwa itu diperkirakan terjadi sepanjang Senin (16/5). “Akibat terkikis arus sungai, tanah tanggul penahan rambing amblas sedalam 7 meter. Tanahnya dibawa arus air sungai, bahkan tiang peranca besi rambing ikut juga terbawa arus,” terang Panji.‬

‪Panji mengaku tidak mengetahui pukul berapa tepatnya kejadian itu. “Saya tahu dari anak-anak sekolah yang melintas dari rambing pada pagi hari. Kata mereka ada jalan di jembatan berlubang sehingga tidak bisa dilewati sepedamotor,” terangnya.‬

Kondisi itu langsung dilaporkan ke dinas pekerjaan umum (PU) kabupaten. Pantauan awak media, Selasa (17/5), warga sekitar bersama dinas terkait bergotong-royong memperbaiki dengan menimbun dan memasang kayu dan papan untuk sementara, agar bisa dilalui warga dan sepedamotor. Namun kondisinya masih rawan.
‪Kepala Dinas PU Anggiat Rajagukguk melalui Kabid Jalan Jembatan Dalan Simanjuntak saat turun ke lokasi, berjanji secepatnya memperbaiki rambing itu. “Akan segera diperbaiki, karena ini adalah akses utama warga Lumban Rihit,” ujar Dalan.

Editor: Mora